Gondong ( Mumps, Parotitis )

Bacaan Akhir Pekan

Gondong: Pipi Belakang Membengkak
Kode ICD 10 : B 26 : mumps

Gondong Sebulan yang lalu cukup banyak anak-anak terutama siswa SD menderita Gondong (Mumps, Parotitis). Kejadian ini berulang setiap tahun. Sekitar 85% menyerang anak-anak usia di bawah 15 tahun, sisanya dapat terjadi pada orang dewasa.
Gondong mudah menyebar, maka tak heran jika ada salah satu anak menderita Gondong maka beberapa hari kemudian diikuti oleh teman sekolahnya, anggota keluarga atau teman bermainnya.

Penyakit ini tidak menjangkiti bayi usia di bawah 6-8 bulan karena masih memiliki antibodi (kekebalan) dari sang ibu melalui tembuni (plasenta) ketika masih dalam kandungan. Seseorang yang pernah terserang Gondong akan memiliki kekebalan seumur hidup.

Di masa lalu (hingga sekarang) penderita Gondong diobati dengan mengoleskan blawu di kedua kelenjar yang membesar, adapula yang mengalungkan buah pace di leher penderita. Pengobatan ala oles blawu lambat laun menghilang seiring dengan makin bertambahnya pengetahuan masyarakat.

:: :: :: PENGERTIAN :: :: ::
Gondong (Mumps, Parotitis epidemika) adalah penyakit menular, disebabkan oleh virus (myxovirus parotitidis), berlangsung cepat (akut) yang ditandai dengan pembesaran kelenjar ludah, terutama kelenjar di bawah telinga (parotis).

:: :: :: PENULARAN :: :: ::
Penyakit Gondong (Mumps, Parotitis) ditularkan melalui:

  • Kontak langsung
  • Percikan ludah (droplet)
  • Muntahan
  • Bisa pula melalui air kencing

Tidak semua orang yang terinfeksi mengalami keluhan, bahkan sekitar 30-40% penderita tidak menunjukkan tanda-tanda sakit (subclinical). Mereka dapat menjadi sumber penularan seperti halnya penderita Gondong yang nampak sakit. Masa tunas (masa inkubasi) penyakit Gondong sekitar 14-24 hari dengan rata-rata 17-18 hari.

:: :: :: TANDA TANDA :: :: ::

  • Pada tahap awal (1-2 hari) penderita Gondong mengalami gejala: demam, sakit kepala, nyeri otot, kehilangan nafsu makan, nyeri rahang bagian belakang saat mengunyah dan adakalanya disertai kaku rahang (sulit membuka mulut).
  • Selanjutnya terjadi pembengkakan kelenjar di bawah telinga (parotis) yang diawali dengan pembengkakan salah satu sisi kelenjar kemudian kedua kelenjar mengalami pembengkakan.
  • Pembengkakan biasanya berlangsung sekitar 3 hari kemudian berangsur mengempis.
  • Kadang terjadi pembengkakan pada kelenjar di bawah rahang (submandibula) dan kelenjar di bawah lidah (sublingual). Pada pria akil balik adalanya terjadi pembengkakan buah zakar (testis) karena penyebaran melalui aliran darah.

:: :: :: PENGOBATAN :: :: ::
Pengobatan ditujukan untuk mengurangi keluhan (simptomatis) dan istirahat selama penderita panas dan kelenjar (parotis) membengkak.
Dapat digunakan obat pereda panas dan nyeri (antipiretik-analgesik) misalnya Parasetamol dan sejenisnya.
Makanan bebas, tidak ada larangan atau ketentuan khusus. Makanan apapun boleh disesuaikan dengan kemampuan mengunyah mengingat penderita Gondong mengalami rasa nyeri saat mengunyah atau menelan makanan.
Pengobatan lain untuk penyulit yang timbul, hanya dapat diberikan atas anjuran dokter.

:: :: :: PENCEGAHAN :: :: ::
Pencegahan paling efektif adalah dengan imunisasi (MMR=mumps, morbili, rubela) yang diberikan melalui injeksi pada usia 15 bulan. Imunisasi MMR tidak menimbulkan panas dan efek lainnya. Imunisasi dapat juga diberikan kepada remaja dan orang dewasa yang belum menderita Gondong.
Jadwal imunisasi silahkan download di halaman download.

Semoga bermanfaat.

Topik Terkait:

Edisi cetak dalam format PDF 99 Kb, silahkan download di sini atau di halaman download.

Artikel asli di sini

 

About these ads
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: