<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Ngobrol Kesehatan</title>
	<atom:link href="http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sun, 16 Nov 2008 21:34:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ngobrolkesehatan.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Ngobrol Kesehatan</title>
		<link>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/osd.xml" title="Ngobrol Kesehatan" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Skabies : Kulit Gatal Bikin Sebal</title>
		<link>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/2008/09/03/skabies-kulit-gatal-bikin-sebal/</link>
		<comments>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/2008/09/03/skabies-kulit-gatal-bikin-sebal/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2008 15:59:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ngobrol</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Health]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/?p=127</guid>
		<description><![CDATA[Artikel Akhir Pekan Kode ICD 10 : B 86: Scabies GUDIK: GATAL BERSAMA, MENGGARUK BERSAMA Kata Kunci: gudik (gudikan), penyakit ampera, gatal agogo, budukan, scabies, the itch, seven-year itch, Norwegian itch, Norwegian scabies, canine scabies, mange, intense pruritus, nocturnal pruritus, Sarcoptes scabies. Ini dia, Skabies atau Gudikan, salah satu penyakit kulit yang mudah menular ( [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngobrolkesehatan.wordpress.com&amp;blog=4423590&amp;post=127&amp;subd=ngobrolkesehatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="left"><span style="color:#000080;"><span style="text-decoration:underline;">Artikel Akhir Pekan</span></span></p>
<p align="left">Kode <acronym title="International Classification of Diseases">ICD 10</acronym> : <a title="Kode ICD 10 WHO" href="http://www.who.int/classifications/apps/icd/icd10online/?gb85.htm+b86" target="_blank">B 86</a>: <a title="Scabies by wikipedia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Scabies" target="_blank"><strong>Scabies</strong></a></p>
<p align="left"><strong><span style="color:#ff0000;">GUDIK</span>: GATAL BERSAMA, MENGGARUK BERSAMA</strong></p>
<p align="left"><span style="text-decoration:underline;"><strong>Kata Kunci</strong></span>: <em>gudik (gudikan), penyakit ampera, gatal agogo, budukan, scabies, the itch, seven-year itch, Norwegian itch, Norwegian scabies, canine scabies, mange, intense pruritus, nocturnal pruritus, Sarcoptes scabies.</em></p>
<p align="left"><a title="Sumber Gambar di sini" href="http://ades.tmu.edu.tw/English/pcare/course/scabies/Scabies-2.jpg" target="_blank"><img src="http://i169.photobucket.com/albums/u238/cakmoki86/Penyakit/Scabies2.jpg" border="0" alt="Skabies atau gudik" hspace="10" vspace="5" width="100" height="120" align="left" /></a>Ini dia, <span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#ff0000;"><strong>Skabies</strong></span></span> atau <span style="color:#ff0000;"><span style="text-decoration:underline;"><strong>Gudikan</strong></span></span>, salah satu penyakit kulit yang mudah menular ( yang disebabkan oleh kutu <span style="color:#ff0000;"><em><span style="text-decoration:underline;">Scabies scabiei</span></em></span> ) dari satu orang ke orang lainnya, sehingga tak jarang menyebar dalam keluarga ketika salah satu anggota keluarganya pulang kerumah membawa penyakit ini.<br />
Bila sebuah keluarga terjangkit penyakit gudik (skabies) maka tak ayal akan terjadi ritual menggaruk bersama terutama di malam hari. Beberapa penderita penyakit gudik menggambarkan seperti gitaran. Gerakan menggaruk yang mirip bermain gitar di malam hari lantaran rasa gatal yang ditimbulkannya.<br />
<span id="more-127"></span><br />
Ilustrasi di atas menunjukkan bahwa penyakit gudik (skabies) mudah menular dan menjangkiti sekelompok orang melalui kontak langsung maupun tidak langsung. Karenanya tak heran jika penyakit gudik (skabies) dapat dijumpai di sebuah <span style="text-decoration:underline;">keluarga</span>, di kelas <span style="text-decoration:underline;">sekolah</span>, di <span style="text-decoration:underline;">asrama</span>, di <span style="text-decoration:underline;">pesantren</span>.
</p>
<p align="left">Di daerah kami (Palaran, Samarinda), gudik (skabies) merebak lagi sejak tahun 2002 hingga saat ini. Pada tahap awal, penyakit gudik (skabies) sulit dibedakan dengan penyakit alergi kulit, akibatnya gudik (skabies) menyebar karena penyebabnya tidak diobati. Biasanya, penyakit gudik (skabies) terdeteksi manakala menjangkiti lebih dari 1 orang dalam sebuah keluarga.</p>
<p align="left">:: :: :: <span style="text-decoration:underline;"><strong>PENGERTIAN</strong></span> :: :: ::<br />
Skabies (gudik) adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh <a title="Lihat Gambar Sarcoptes scabiei" href="http://i169.photobucket.com/albums/u238/cakmoki86/Penyakit/scabies.jpg" target="_blank">Sarcoptes scabiei</a> varian hominis (sejenis kutu, tungau), ditandai dengan keluhan gatal, terutama pada malam hari dan ditularkan melalui kontak langsung atau tidak langsung melalui alas tempat tidur dan pakaian.</p>
<p align="left">:: :: :: <span style="text-decoration:underline;"><strong>PERJALANAN PENYAKIT</strong></span> :: :: ::<br />
<span style="color:#000080;"><span style="text-decoration:underline;"><strong> Sekilas kutu Sarcoptes scabiei</strong></span></span>.<br />
Sarcoptes scabiei adalah kutu (atau tungau) mungil berwarna putih transparan, berbentuk bulat lonjong. Ukuran kutu (tungau) betina 0,3-0,4 mm, sedangkan si jantan  setengah dari ukuran betina. Di luar kulit, kutu ini hanya dapat bertahan hidup 2-3 hari pada suhu kamar dan kelembaban 40-80%.</p>
<p align="left"><span style="text-decoration:underline;"><strong>Cara berkembang biak dan penularan</strong></span>:<br />
Setelah membuahi kutu betina maka si pejantan mati. Kutu betina yang sudah dibuahi akan membuat liang terowongan di kulit, kemudian bertelor sekitar 40-50 butir telor, dan akan menetas setelah sekitar 3-5 hari. Hasil penetasan (larva) kutu tersebut keluar ke permukaan kulit dan tumbuh menjadi kutu dewasa dalam waktu sekitar 16-17 hari. (referensi lain menyebutkan 10-14 hari)
</p>
<p align="left"><span style="text-decoration:underline;"><strong>Penularan</strong></span> terjadi melalui:</p>
<div>
<ul>
<li> Kontak langsung, kontak seksual</li>
<li> Secara tidak langsung melalui bekas duduk, sprei (alas) tempat tidur serta pakaian.</li>
</ul>
</div>
<p align="left">:: :: :: <span style="text-decoration:underline;"><strong>TANDA-TANDA</strong></span> :: :: ::<br />
Keluhan utama pada penderita skabies (gudik) adalah:</p>
<div>
<ul>
<li> Rasa gatal terutama waktu malam hari.</li>
<li> Tonjolan kulit (lesi) berwarna putih keabu-abuan sepanjang sekitar 1 cm.</li>
<li> Kadang disertai nanah karena infeksi kuman akibat garukan.</li>
</ul>
</div>
<p align="left">Lokasi paling sering di sela-sela jari tangan, telapak tangan, pergelangan tangan, siku, ketiak, daerah payudara, sekitar pusar dan perut bagian bawah, sekitar kelamin dan pantat. Sedangkan pada bayi dan anak-anak dapat mengenai wajah, sela-sela jari kaki dan telapak kaki.</p>
<p align="left">Pada pria bisa mengenai ujung kemaluan bahkan sekujur kemaluan. Duhhh gatalnya alang kepalang. ( gimana nggaruknya ya &#8230; )</p>
<p align="left">:: :: :: <span style="text-decoration:underline;"><strong>DIAGNOSA</strong></span> :: :: ::<br />
Penetapan diagnosa skabies (gudik) berdasarkan <span style="text-decoration:underline;">riwayat gatal</span> terutama pada malam hari dan adanya anggota keluarga atau teman dekat yang sakit seperti penderita ( ini menunjukkan adanya penularan ).<br />
<span style="text-decoration:underline;"> Pemeriksaa</span>n fisik yang sangat penting adalah dengan <span style="text-decoration:underline;">melihat</span> bentuk tonjolan kulit yang gatal dan arena penyebarannya.<br />
Untuk memastikan diagnosa skabies (gudik) adalah dengan pemeriksaan mikroskop untuk melihat ada tidaknya kutu Sarcoptes scabiei atau telurnya.</p>
<p align="left">:: :: :: <span style="text-decoration:underline;"><strong>PENGOBATAN</strong></span> :: :: ::<br />
Pengobatan ditujukan pada pemberantasan kutu Sarcoptes scabiei dan mengurangi keluhan gatal serta penyulit yang timbul karena garukan.<br />
Antibiotika dapat digunakan jika ada infeksi sekunder, misalnya bernanah di area yang terkena (sela-sela jari, kelamin, dll) akibat garukan.
</p>
<p align="left">:: :: :: <span style="text-decoration:underline;"><strong>TIPS dan ANJURAN</strong></span> :: :: ::</p>
<div>
<ul>
<li> Periksakan ke Puskesmas, dokter, dokter spesialis kulit atau Rumah sakit setempat bila menjumpai penyakit ini untuk mendapatkan pengobatan.</li>
<li> Cuci semua baju dan alas tidur (sprei atau sejenisnya) dengan air panas.</li>
<li> Mandi teratur dengan sabun.</li>
<li> Apabila ada yang sakit Skabies (gudik), periksakan semua anggota keluarga yang kontak dengan penderita. Jika ternyata menderita skabies, obati semuanya secara serempak agar tidak terjadi penularan ulang.</li>
<li> Bagi para guru atau Ustadz yang mendapati murid atau santrinya sakit Skabies (gudik) hendaknya menganjurkan kepada murid atau santrinya untuk berobat secara serempak di Puskesmas terdekat atau poliklinik Kulit Rumah Sakit setempat.</li>
</ul>
</div>
<h3><strong>Semoga bermanfaat</strong></h3>
<p align="left">:: :: :: <strong>edisi cetak</strong> :: :: ::<br />
Silahkan <span style="text-decoration:underline;">dowbload</span> edisi cetak file PDF 169 Kb: <a title="Scabies or Gudikan" href="http://www.freewebtown.com/cakmoki/ebook/skabies.pdf" target="_blank"><strong>di sini</strong></a></p>
<p align="left">:: :: :: <span style="color:#ff0000;"><span style="text-decoration:underline;"><strong>disclaimer</strong></span></span> :: :: ::<br />
Kepada para gadis dan wanita, mohon maaf karena edisi cetak terdapat gambar <a title="Muntah ? huekkk" href="http://www.healthwomen.com.tw/scabies.m.jpg" target="_blank"><em><span style="color:#ff0000;">cucakrowo</span></em></a> terkena Skabies (gudikan). Bagi yang nekat download lantas muntah, resiko ditanggung penumpang <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />
</p>
<p align="left"><strong><span style="text-decoration:underline;">Topik Terkait</span>:</strong></p>
<div>
<ul>
<li><a title="Scabies" href="http://www.stanford.edu/class/humbio103/ParaSites2004/Scabies/Scabies%20Home.htm" target="_blank"> Scabies</a></li>
<li><a title="Scabies, emedicine" href="http://www.emedicine.com/emerg/topic517.htm" target="_blank">Scabies, emedicine</a></li>
<li><a title="Serba serbi Scabies" href="http://www.dshs.state.tx.us/idcu/disease/scabies/faqs/" target="_blank">Scabies_IDCU</a></li>
</ul>
</div>
<p align="left">:: <a title="cakmoki Blog" href="http://cakmoki86.wordpress.com/"><span style="color:#000080;">cakmoki</span></a> ::</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ngobrolkesehatan.wordpress.com/127/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ngobrolkesehatan.wordpress.com/127/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ngobrolkesehatan.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ngobrolkesehatan.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ngobrolkesehatan.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ngobrolkesehatan.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ngobrolkesehatan.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ngobrolkesehatan.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ngobrolkesehatan.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ngobrolkesehatan.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ngobrolkesehatan.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ngobrolkesehatan.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ngobrolkesehatan.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ngobrolkesehatan.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ngobrolkesehatan.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ngobrolkesehatan.wordpress.com/127/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngobrolkesehatan.wordpress.com&amp;blog=4423590&amp;post=127&amp;subd=ngobrolkesehatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/2008/09/03/skabies-kulit-gatal-bikin-sebal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Ngobrol Kesehatan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i169.photobucket.com/albums/u238/cakmoki86/Penyakit/Scabies2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Skabies atau gudik</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kalsium : Keperluan dan Ketersediaan</title>
		<link>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/2008/08/16/kalsium-keperluan-dan-ketersediaan/</link>
		<comments>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/2008/08/16/kalsium-keperluan-dan-ketersediaan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2008 16:01:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ngobrol</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Health]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/?p=125</guid>
		<description><![CDATA[Kalsium: Tinjauan Singkat aspek Fisiologis dan Nilai Gizi Topik Terkait: Menyoal Kimia, Organik, dan Alami Kalsium adalah salah satu mineral yang diperlukan tubuh kita, manfaatnya antara lain: membantu pertumbuhan tulang, aktifasi serabut saraf, memperlancar peredaran darah, melenturkan otot, memelihara keseimbangan cairan, membantu mineralisasi gigi, mencegah pengeroposan tulang, dan lain-lain. :: :: Kekurangan Kalsium :: :: [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngobrolkesehatan.wordpress.com&amp;blog=4423590&amp;post=125&amp;subd=ngobrolkesehatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="entry-content">
<div class="snap_preview">
<p align="left"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#ff0000;">Kalsium</span></span>: Tinjauan Singkat aspek Fisiologis dan Nilai Gizi</strong></p>
<p align="left"><strong>Topik Terkait</strong>: <a title="Menyoal Kimia, Organik dan Alami, by Lita" href="http://lita.inirumahku.com/health/lita/menyoal-kimia-organik-dan-alami/" target="_blank">Menyoal Kimia, Organik, dan Alami</a></p>
<p align="left"><a title="Penuhi Kalsium dari Berbagai Sumber" href="http://www.indomedia.com/intisari/1999/september/kalsium.htm" target="_blank">Kalsium</a> adalah salah satu mineral yang diperlukan tubuh kita, <a title="Kalsium by wikipedia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kalsium" target="_blank">manfaat</a>nya antara lain: <em>membantu pertumbuhan tulang, aktifasi serabut saraf, memperlancar peredaran darah, melenturkan otot, memelihara keseimbangan cairan, membantu mineralisasi gigi, mencegah pengeroposan tulang, dan lain-lain.</em></p>
<p>:: ::<strong> Kekurangan Kalsium </strong>:: ::<br />
Jika tubuh kita kekurangan kalsium maka tubuh akan menggunakan (reabsorbsi) cadangan kalsium dari tubuh kita. Pada <a title="konsumsi Kalsium untuk Cegah Osteoporosis" href="http://www.depkes.go.id/index.php?option=articles&amp;task=viewarticle&amp;artid=161" target="_blank">kondisi</a> demikian diperlukan tambahan asupan (intake) kalsium dari luar, misalnya makanan, minuman atau obat yang mengandung kalsium sesuai tingkat keperluannya. Dengan pola makan gizi seimbang kekurangan kalsium dapat dihindari.</p>
<p align="left"><span id="more-125"></span></p>
<p align="left">Dalam keadaan normal, tubuh kita mendapatkan kalsium dari makanan dan minuman kemudian menyimpannya dalam tubuh kita sekitar 1.200 mg. Sekitar 99% disimpan dalam tulang sedangkan sisanya berada dalam jaringan lain dan cairan tubuh.</p>
<p align="left">Pengolahan kalsium dalam tubuh kita tidak berdiri sendiri, ia memerlukan kinerja unsur lain misalnya <a title="Vitamin D by wikipedia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Vitamin_D" target="_blank"><em>vitamin D</em></a>, dan <a title="hormon paratiroid" href="http://digilib.brawijaya.ac.id/virtual_library/mlg_warintek/ristek-pdii-lipi/Sponsor/_Sponsor-Pendamping/Praweda/Biologi/0092%20Bio%202-11a.htm" target="_blank"><em>hormon paratiroid</em></a> untuk mengolahnya. Belum lagi proses metabolisme dalam tubuh kita, menyangkut penyerapan (<span style="text-decoration:underline;">absorbsi</span>), reaksi biokimia, pengeluaran (<span style="text-decoration:underline;">ekskresi</span>) dan berbagai proses yang tergolong rumit.</p>
<p align="left">Makanan sebagai sumber pangan yang banyak mengandung kalsium antara lain: <em>susu, keju, yoghurt, kacang-kacangan, biji-bijian, tahu, sayuran hijau, ikan</em>, dll. Tak kalah penting adalah minum air yang cukup mengandung kalsium.<br />
Laboratorium <a title="Kalsium dalam Air Minum" href="http://kompas.com/kompas-cetak/0306/06/inspirasi/353738.htm" target="_blank">Biokimia</a> ITB menyebutkan bahwa kadar kalsium dalam air minum tidak boleh melebihi 130 mg per 1 litar air minum. Untuk daerah-daerah yang kekurangan kalsium dapat diatasi dengan penambahan bahan yang mengandung kalsium ke dalam air minum (PDAM). Untuk itu diperlukan monitor berkala terhadap kandungan mineral (termasuk kalsium) dalam air minum.</p>
<p align="left">:: :: <strong>Angka Kecukupan Kalsium Bagi Orang Indonesia, 2004</strong> :: ::<br />
(keperluan kalsium per hari berdasarkan golongan umur)</p>
<div>
<ol>
<li><strong><span style="text-decoration:underline;">Anak-anak</span>: </strong>Umur 0-6 bulan= 200 mg :: :: 7-12 bulan= 400 mg :: :: 1-3 tahun= 500 mg :: :: 4-6 tahun= 500 mg :: :: 7-9 tahun= 600 mg.</li>
<li><strong><span style="text-decoration:underline;">Laki-laki</span>: </strong>Umur 10-12 tahun= 1000 mg :: :: 13-15 tahun= 1000 mg :: :: 16-18 tahun= 1000 mg :: :: 19-29 tahun= 800 mg :: :: 30-49 tahun= 800 mg :: :: 50-64 tahun= 800 mg :: :: lebih 65 tahun= 800 mg.</li>
<li><strong><span style="text-decoration:underline;">Wanita</span>: </strong>Umur 10-12 tahun= 1000 mg :: :: 13-15 tahun= 1000 mg :: :: 16-18 tahun= 1000 mg :: :: 19-29 tahun= 800 mg :: :: 30-49 tahun= 800 mg :: :: 50-64 tahun= 800 mg :: :: lebih 65 tahun= 800 mg.</li>
</ol>
</div>
<p align="left">Untuk wanita hamil dan menyusui keperluan kalsium perhari ditambah 150 mg dari keperluan normal.</p>
<p align="left"><span style="color:#ff0000;"><span style="text-decoration:underline;">Sumber</span></span>: <a title="Angka Kecukupan Gizi Indonesia" href="http://www.gizi.net/lain/gklinis/AKG2004.htm" target="_blank">Gizi.net</a></p>
<p align="left">:: :: <strong>Komposisi Bahan Makan Mengandung Kalsium</strong> :: ::<br />
Seperti disebutkan di atas, selain bersumber dari air minum, kalsium terdapat dalam makanan yang kita konsumsi sehari-hari.<br />
Berikut adalah contoh sumber pangan yang mengandung kalsium.<br />
(kadar kalsium dihitung berdasarkan 100 gram bahan makanan)
</p>
<p align="left"><strong>Kelompok Sereal dan hasil olahannya:</strong></p>
<div>
<blockquote><p><em>Beras giling= 6 mg :: Nasi= 5 mg :: Beras ketan putih= 12 mg :: Beras ketan hitam= 10 mg :: Beras menir= 22 mg :: Beras merah tumbuk= 16 mg :: Biskuit= 62 mg :: Gaplek= 80 mg :: Jagung giling kuning= 53 mg :: Beras katul= 32 mg :: Jagung katul= 200 mg :: Singkong= 33 mg :: Mie kering= 50 mg :: Tepung beras= 5 mg :: Tepung jagung= 10 mg :: Tepung terigu= 16 mg, dan lain-lain.</em></p></blockquote>
</div>
<p align="left"><strong>Kelompok Kacang-kacangan dan hasil olahannya:</strong></p>
<div>
<blockquote><p><em>Jambu mente= 50 mg :: Bungkil kacang tanah= 730 mg :: Bungkil kelapa= 137 mg :: Emping= 100 mg :: Jengkol= 21 mg :: Kacang ijo= 125 mg :: Kacang kedelai basah= 196 mg :: Kacang kedelai kering= 227 mg :: Kacang merah= 80 mg :: Biji Kacang panjang= 163 mg :: Kacang tanah rebus dengan kulit 42 mg :: Air kelapa muda= 15 mg :: Kecap= 123 mg :: Biji kecipir= 80 mg :: Biji koro benguk= 130 mg :: Biji lamtoro muda= 180 mg :: Biji lamtoro tua= 155 mg :: Pete segar= 95 mg :: Santan= 25 mg :: Bubuk sari kedelai= 450 mg :: Susu kedelai= 50 mg :: Tahu= 124 mg :: Tempe= 129 mg :: Oncom= 96 mg :: Tepung kacang kedelai= 195 mg :: Wijen= 1.125 mg, dan lain-lain.</em></p></blockquote>
</div>
<p align="left"><strong>Kelompok Daging dan hasil olahannya:</strong></p>
<div>
<blockquote><p><em>Ayam= 14 mg :: Angsa= 15 mg :: Babat= 12 mg :: Bebek= 15 mg :: Daging kornet= 10 mg :: Daging asap= 15 mg :: Daging kambing= 11 mg :: Daging sapi= 11 mg :: Dendeng daging sapi= 30 mg :: Hati sapi= 7 mg :: Otak= 16 mg :: Sarang burung= 485 mg :: Sosis daging= 28 mg :: Usus sapi= 14 mg, dan lain-lain.</em></p></blockquote>
</div>
<p align="left"><strong>Kelompok Telor:</strong></p>
<div>
<blockquote><p><em>Telor ayam= 54 mg :: Telor ayam (kuningnya)= 147 mg :: Telor ayam (putihnya)= 6 mg :: Telor bebek= 56 mg :: Telor bebek (kuningnya)= 150 mg :: Telor bebek (putihnya)= 21 mg :: Telor bebek (asin)= 120 mg :: telor penyu= 84 mg.</em></p></blockquote>
</div>
<p align="left"><strong>Kelompok Ikan, kerang, udang dan hasil olahannya:</strong></p>
<div>
<blockquote><p><em>Bader (tawes)= 48 mg :: Bandeng= 20 mg :: Bawal= 20 mg :: Ikan ekor kuning= 500 mg :: Gabus (haruwan) kering= 15 mg :: Ikan asin= 200 mg :: Ikan segar= 20 mg :: Kakap= 20 mg :: Keong= 217 mg :: Kepiting= 210 mg :: Kerang= 133 mg :: Kerupuk Udang= 322 mg :: Ikan layang= 50 mg :: Lemuru= 20 mg :: Belut= 20 mg :: Peda= 174 mg :: Petis udang= 37 mg :: Pindang layang= 60 mg :: Eebon Udang segar= 757 mg :: Rebon kering= 2.306 mg :: Sarden (kaleng)= 354 mg :: Teri bubuk= 1.209 mg :: Teri kering= 1.200 mg :: Teri kering sekali= 2.381 mg :: Teri segar= 500 mg :: Udang kering= 1.209 mg :: Udang kering= 136 mg, dan lain-lain.</em></p></blockquote>
</div>
<p align="left"><strong>Kelompok sayuran:</strong></p>
<div>
<blockquote><p><em>Bayam= 267 mg :: Bayam merah= 368 mg :: Baligo= 19 mg :: Bawang bombay= 32 mg :: Bawang merah= 36 mg :: Bawang putih= 42 mg :: Buncis= 65 mg :: Cabe rawit= 45 mg :: Cabe hijau besar= 14 mg :: Cabe merah besar (segar)= 29 mg :: Cabe merah (kering)= 160 mg :: Daun bawang= 55 mg :: Daun beluntas= 256 mg :: daun kacang panjang= 134 mg :: Daun kedondong= 540 mg :: Daun kemangi= 106 mg :: Daun ubi jalar= 79 mg :: Daun kecipir= 134 mg :: Daun melinjo= 219 mg :: Daun pete cina= 1.500 mg :: Daun singkong= 165 mg :: Daun talas= 302 mg :: Kangkung= 73 mg :: Kacang panjang= 49 mg :: Daun kelor= 440 mg :: Krokot= 103 mg :: Sawi= 220 mg :: Selada= 22 mg :: Seledri 50 mg :: Tomat= 5 mg :: Wortel= 39 mg, dan lain-lain, capek deh <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif" alt="(" /> </em></p></blockquote>
</div>
<p align="left"><span style="text-decoration:underline;">Mohon maaf</span>, Daftar Komposisi Bahan Makanan kelompok susu, minyak dan bahan pangan lain tidak penulis sertakan untuk memperpendek artikel dan penulis tidak sempat membuatnya dalam format PDF.</p>
<p align="left">Bahan pangan di atas hanya dilihat kadar kalsiumnya saja, masih ada kandungan lain seperti jumlah kalori, protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral lainnya. Pemenuhan keperluan semua unsur bagi tubuh kita tentu dalam konteks keseimbangan, bukan mengacu hanya salah satu saja.</p>
<p align="left">Untuk memenuhi keperluan kalsium, tidak lantas misalnya makan bayam melulu sebanyak 500 gram ( setengah kilogram), atau makan teri doang 100 mg, atau makan es krim 1 kilogram atau makan kangkung melulu sebanyak 2 kilogram, atau mengunyah krokot 1 kilogram setiap harinya … *emangnya marmut*. Tentu tidak. Sekali lagi tidak.<br />
Cita rasa dan kebiasaan makan merupakan hal lain sebagai bentuk sajian makanan.</p>
<p align="left">:: :: <strong>Kelebihan Kalsium</strong> :: ::<br />
Kelebihan kadar kalsium dalam darah disebut hiperkalsemia. Seperti halnya kekurangan, kelebihan kalsium juga dapat memicu berbagai penyakit. Salah satu yang kita kenal adalah resiko terbentuknya <strong><a title="Mencegah Batu Ginjal" href="http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/0704/08/cakrawala/lain02.htm" target="_blank">batu ginjal</a></strong>. Huaaaaa. Penelitian lain menyebutkan bahwa hiperkalsemia dapat memicu <a title="Kalsium Berlebih Memicu Kanker Prostat" href="http://klikpdpi.com/modules.php?name=News&amp;file=article&amp;sid=2148" target="_blank"><strong>kanker prostat</strong></a>.<br />
Bukan bermaksud menakut-nakuti, tulisan ini mengajak sekaligus memperingatkan kita bahwa semua hidangan yang kita santap hendaklah mengacu pada kecukupan keperluan, artinya tidak kurang dan tidak berlebihan.</p>
<p align="left">:: :: <strong>Renungan</strong> :: ::<br />
Perlukah kita menambah salah satu unsur makanan di negeri yang telah tersedia bahan pangan melimpah ? Jawabannya bergantung pada kondisi seseorang. Jika terbukti seseorang menderita penyakit karena kekurangan salah satu unsur makanan atau kondisi tertentu misalnya hamil atau menyusui, tentu diperlukan tambahan sesuai keperluannya. Itupun hendaknya berdasarkan angka kecukupan dan tingkat keperluan yang lazim sesuai hasil kajian ilmiah, bukan dengan tambahan membabi buta apalagi berlebihan mengingat asupan yang berlebihan akan berdampak di kemudian hari.
</p>
<p align="left">Akhirnya, mari nikmati bahan pangan yang dianugerahkan kepada kita secara bijak dengan pola makan gizi seimbang.</p>
<h4><strong>Semoga bermanfaat.</strong></h4>
<p align="left"><strong><span style="text-decoration:underline;">Referensi</span>:</strong></p>
<div>
<ul>
<li>Farmakologi dan Terapi, Bagian Farmakologi FKUI, edisi 4, 2001.</li>
<li>Pedoman Daftar Komposisi Bahan Makanan.</li>
<li>Fisiologi Kedokteran, Guyton &amp; Hall, edisi 9, 1997.</li>
</ul>
</div>
<p>Artikel asli <strong><a title="Serba serbi Kalsium" href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/06/19/kalsium-keperluan-dan-ketersediaan/" target="_blank">di sini</a></strong></div>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ngobrolkesehatan.wordpress.com/125/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ngobrolkesehatan.wordpress.com/125/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ngobrolkesehatan.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ngobrolkesehatan.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ngobrolkesehatan.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ngobrolkesehatan.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ngobrolkesehatan.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ngobrolkesehatan.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ngobrolkesehatan.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ngobrolkesehatan.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ngobrolkesehatan.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ngobrolkesehatan.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ngobrolkesehatan.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ngobrolkesehatan.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ngobrolkesehatan.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ngobrolkesehatan.wordpress.com/125/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngobrolkesehatan.wordpress.com&amp;blog=4423590&amp;post=125&amp;subd=ngobrolkesehatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/2008/08/16/kalsium-keperluan-dan-ketersediaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Ngobrol Kesehatan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif" medium="image">
			<media:title type="html">(</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gondong ( Mumps, Parotitis )</title>
		<link>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/2008/08/16/gondong-mumps-parotitis/</link>
		<comments>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/2008/08/16/gondong-mumps-parotitis/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2008 15:56:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ngobrol</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Health]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/?p=123</guid>
		<description><![CDATA[Bacaan Akhir Pekan Gondong: Pipi Belakang Membengkak Kode ICD 10 : B 26 : mumps Sebulan yang lalu cukup banyak anak-anak terutama siswa SD menderita Gondong (Mumps, Parotitis). Kejadian ini berulang setiap tahun. Sekitar 85% menyerang anak-anak usia di bawah 15 tahun, sisanya dapat terjadi pada orang dewasa. Gondong mudah menyebar, maka tak heran jika [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngobrolkesehatan.wordpress.com&amp;blog=4423590&amp;post=123&amp;subd=ngobrolkesehatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="entry-content">
<div class="snap_preview">
<p align="left"><span style="text-decoration:underline;"><strong>Bacaan Akhir Pekan<br />
</strong></span><br />
<strong><span style="color:#ff0000;">Gondong</span>: Pipi Belakang Membengkak</strong><br />
<strong>Kode</strong> <acronym title="International Classification of Diseases">ICD</acronym> 10 : <a title="ICD 10 WHO" href="http://www.who.int/classifications/apps/icd/icd10online/?gb25.htm+b26" target="_blank"><strong>B 26</strong></a> : <a title="Mumps by wikipedia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mumps" target="_blank"><strong>mumps</strong></a></p>
<p align="left"><a title="Sumber gambar" href="http://www.msnbc.msn.com/id/12425647/site/newsweek/" target="_blank"><img src="http://i169.photobucket.com/albums/u238/cakmoki86/Penyakit/mumps_hsmall.jpg" border="0" alt="Gondong" hspace="10" vspace="5" width="90" height="120" align="left" /></a> Sebulan yang lalu cukup banyak anak-anak terutama siswa SD menderita <span style="color:#ff0000;"><strong>Gondong</strong></span> (Mumps, Parotitis). Kejadian ini berulang setiap tahun. Sekitar 85% menyerang anak-anak usia di bawah 15 tahun, sisanya dapat terjadi pada orang dewasa.<br />
Gondong mudah menyebar, maka tak heran jika ada salah satu anak menderita Gondong maka beberapa hari kemudian diikuti oleh teman sekolahnya, anggota keluarga atau teman bermainnya.</p>
<p>Penyakit ini tidak menjangkiti bayi usia di bawah 6-8 bulan karena masih memiliki <span style="text-decoration:underline;">antibodi</span> (kekebalan) dari sang ibu melalui tembuni (plasenta) ketika masih dalam kandungan. Seseorang yang pernah terserang Gondong akan memiliki kekebalan seumur hidup.
</p>
<p align="left"><span id="more-123"></span></p>
<div>
<blockquote><p>Di masa lalu (hingga sekarang) penderita Gondong diobati dengan mengoleskan <span style="text-decoration:underline;">blawu</span> di kedua kelenjar yang membesar, adapula yang mengalungkan buah pace di leher penderita. Pengobatan ala oles blawu lambat laun menghilang seiring dengan makin bertambahnya pengetahuan masyarakat.</p></blockquote>
</div>
<p align="left">:: :: :: <span style="text-decoration:underline;"><strong>PENGERTIAN</strong></span> :: :: ::<br />
Gondong (Mumps, Parotitis epidemika) adalah penyakit <span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#ff0000;">menular</span></span>, disebabkan oleh <span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#ff0000;">virus</span></span> (myxovirus parotitidis), berlangsung cepat (akut) yang ditandai dengan pembesaran kelenjar ludah, terutama kelenjar di bawah telinga (parotis).</p>
<p align="left">:: :: :: <span style="text-decoration:underline;"><strong>PENULARAN</strong></span> :: :: ::<br />
Penyakit Gondong (Mumps, Parotitis) ditularkan melalui:</p>
<div>
<ul>
<li>Kontak langsung</li>
<li>Percikan ludah (droplet)</li>
<li>Muntahan</li>
<li>Bisa pula melalui air kencing</li>
</ul>
</div>
<p align="left">Tidak semua orang yang terinfeksi mengalami keluhan, bahkan sekitar 30-40% penderita tidak menunjukkan tanda-tanda sakit (subclinical). Mereka dapat menjadi sumber penularan seperti halnya penderita Gondong yang nampak sakit. Masa tunas (masa inkubasi) penyakit Gondong sekitar 14-24 hari dengan rata-rata 17-18 hari.</p>
<p align="left">:: :: :: <span style="text-decoration:underline;"><strong>TANDA TANDA</strong></span> :: :: ::</p>
<div>
<ul>
<li>Pada tahap awal (1-2 hari) penderita Gondong mengalami gejala: demam, sakit kepala, nyeri otot, kehilangan nafsu makan, nyeri rahang bagian belakang saat mengunyah dan adakalanya disertai kaku rahang (sulit membuka mulut).</li>
<li>Selanjutnya terjadi pembengkakan kelenjar di bawah telinga (parotis) yang diawali dengan pembengkakan salah satu sisi kelenjar kemudian kedua kelenjar mengalami pembengkakan.</li>
<li>Pembengkakan biasanya berlangsung sekitar 3 hari kemudian berangsur mengempis.</li>
<li>Kadang terjadi pembengkakan pada kelenjar di bawah rahang (submandibula) dan kelenjar di bawah lidah (sublingual). Pada pria akil balik adalanya terjadi pembengkakan <span style="text-decoration:underline;">buah zakar</span> (<a title="Testis nih, udah tahu kan ?" href="http://i169.photobucket.com/albums/u238/cakmoki86/Penyakit/mumps_orchitis_r7_malerepro.jpg" target="_blank">testis</a>) karena penyebaran melalui aliran darah.</li>
</ul>
</div>
<p align="left">:: :: :: <span style="text-decoration:underline;"><strong>PENGOBATAN</strong></span> :: :: ::<br />
Pengobatan ditujukan untuk mengurangi keluhan (simptomatis) dan <span style="text-decoration:underline;">istirahat</span> selama penderita panas dan kelenjar (parotis) membengkak.<br />
Dapat digunakan obat pereda panas dan nyeri (antipiretik-analgesik) misalnya Parasetamol dan sejenisnya.<br />
<span style="text-decoration:underline;">Makanan bebas</span>, tidak ada larangan atau ketentuan khusus. Makanan apapun boleh disesuaikan dengan kemampuan mengunyah mengingat penderita Gondong mengalami rasa nyeri saat mengunyah atau menelan makanan.<br />
Pengobatan lain untuk penyulit yang timbul, hanya dapat diberikan atas anjuran dokter.</p>
<p align="left">:: :: :: <span style="text-decoration:underline;"><strong>PENCEGAHAN</strong></span> :: :: ::<br />
Pencegahan paling efektif adalah dengan <span style="text-decoration:underline;">imunisasi</span> (MMR=mumps, morbili, rubela) yang diberikan melalui injeksi pada usia 15 bulan. Imunisasi MMR <span style="text-decoration:underline;">tidak menimbulkan panas</span> dan efek lainnya. Imunisasi dapat juga diberikan kepada remaja dan orang dewasa yang belum menderita Gondong.<br />
Jadwal imunisasi silahkan download di halaman download.
</p>
<p align="left"><strong>Semoga bermanfaat.</strong></p>
<p align="left"><strong><span style="text-decoration:underline;">Topik Terkait</span>:</strong></p>
<div>
<ul>
<li><a title="Mumps Vaccination" href="http://www.cdc.gov/vaccines/vpd-vac/mumps/default.htm" target="_blank">Mumps Vaccination</a></li>
<li><a title="Mumps emedicine" href="http://www.emedicine.com/EMERG/topic324.htm" target="_blank">Mumps emedicine</a></li>
<li><a title="Mumps by Valley" href="http://www.valleyhealth.com/Health_Library/mayo_catlinks.asp?navid=18&amp;sp=278" target="_blank">Mumps</a></li>
</ul>
</div>
<p align="left"><span style="text-decoration:underline;"><strong>Edisi cetak</strong></span> dalam format PDF 99 Kb, silahkan download <a title="Gondong (Mumps, Parotitis)" href="http://www.freewebtown.com/cakmoki/ebook/mumps.pdf" target="_blank"><strong>di sini</strong></a> atau di halaman <a title="Halaman download" href="http://cakmoki86.wordpress.com/download/">download</a>.</p>
<p align="left">Artikel asli <strong><a title="Parotitis" href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/06/22/gondong-mumps-parotitis/" target="_blank">di sini</a></strong></p>
<p align="left"> </p>
</div>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ngobrolkesehatan.wordpress.com/123/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ngobrolkesehatan.wordpress.com/123/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ngobrolkesehatan.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ngobrolkesehatan.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ngobrolkesehatan.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ngobrolkesehatan.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ngobrolkesehatan.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ngobrolkesehatan.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ngobrolkesehatan.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ngobrolkesehatan.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ngobrolkesehatan.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ngobrolkesehatan.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ngobrolkesehatan.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ngobrolkesehatan.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ngobrolkesehatan.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ngobrolkesehatan.wordpress.com/123/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngobrolkesehatan.wordpress.com&amp;blog=4423590&amp;post=123&amp;subd=ngobrolkesehatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/2008/08/16/gondong-mumps-parotitis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Ngobrol Kesehatan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i169.photobucket.com/albums/u238/cakmoki86/Penyakit/mumps_hsmall.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Gondong</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perlukan istilah medis ?</title>
		<link>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/2008/08/16/perlukan-istilah-medis/</link>
		<comments>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/2008/08/16/perlukan-istilah-medis/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2008 15:52:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ngobrol</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Health]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/?p=120</guid>
		<description><![CDATA[BERBAGI ISTILAH MENGHARAP HIKMAH Beberapa kali memperhatikan menu utama di dashboard wp, iseng-iseng saya melihat taut berdasarkan kata kunci. Halaman lajur kiri menarik perhatian saya lantaran adanya beberapa “kata kunci” yang merujuk ke postingan di blog ini. *mungkin nyasar* Pencarian artikel medis melalui mesin perambah, biasanya menggunakan kata kunci istilah medis spesifik ataupun bahasa umum [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngobrolkesehatan.wordpress.com&amp;blog=4423590&amp;post=120&amp;subd=ngobrolkesehatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="entry-content">
<div class="snap_preview">
<p align="left"><span style="text-decoration:underline;">BERBAGI ISTILAH MENGHARAP HIKMAH</span></p>
<p align="left">Beberapa kali memperhatikan menu utama di dashboard wp, iseng-iseng saya melihat taut berdasarkan kata kunci. Halaman lajur kiri menarik perhatian saya lantaran adanya beberapa “kata kunci” yang merujuk ke postingan di blog ini. *mungkin nyasar*<br />
Pencarian artikel medis melalui mesin perambah, biasanya menggunakan kata kunci istilah medis spesifik ataupun bahasa umum yang berhubungan dengan bidang medis.</p>
<p align="left">Berangkat dari keisengan itulah, muncul dorongan untuk membuat daftar istilah medis sederhana sebagai tambahan informasi bagi kita. Dulu pernah punya keinginan semacam ini, lalu sempat redup. Kini dorongan tersebut menggelora lagi *halah*<br />
Pernah sih ngisi di wikipedia, nggak bisa berkesinambungan, kadang lupa.<br />
Maunya bertahap, nyicil sak kobernya. Maunya lagi, dibuat dalam format PDF atau HLP (help format) executable supaya dapat diunduh bagi yang memerlukan.</p>
<p align="left">Untuk apa ? Bukan untuk apa-apa sih, supaya istilah medis lebih dikenal, tidak aneh dan tidak menakutkan. Sama halnya ketika saya mengenal PDF, blog, motherboard, dll. Sebelumnya tidak tahu, kemudian menjadi sedikit tahu karena diberi tahu dan ada di internet. Semacam itulah <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif" alt="P" /><br />
Kalaupun jadi membuat, bentuknya masih belum terbayangkan. Eh, sudah ding, kebayang seperti kamus dengan sedikit uraian, kadang kebayang mirip kapita selekta penyakit, … ah namanya juga masih bayangan.</p>
<p align="left">Karenanya, di harapkan masukan dan urun rembug teman-teman dan pembaca.<br />
<strong>Pengenalan <span style="text-decoration:underline;">istilah medis</span>, perlukah ?</strong>
</p>
<p align="left">:: :: sila kasih saran :: :: Artikel asli <strong><a title="Istilah Medis" href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/06/24/istilah-medis-perlukah/" target="_blank">di sini</a></strong></p>
<p align="left"> </p>
</div>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ngobrolkesehatan.wordpress.com/120/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ngobrolkesehatan.wordpress.com/120/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ngobrolkesehatan.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ngobrolkesehatan.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ngobrolkesehatan.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ngobrolkesehatan.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ngobrolkesehatan.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ngobrolkesehatan.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ngobrolkesehatan.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ngobrolkesehatan.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ngobrolkesehatan.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ngobrolkesehatan.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ngobrolkesehatan.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ngobrolkesehatan.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ngobrolkesehatan.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ngobrolkesehatan.wordpress.com/120/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngobrolkesehatan.wordpress.com&amp;blog=4423590&amp;post=120&amp;subd=ngobrolkesehatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/2008/08/16/perlukan-istilah-medis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Ngobrol Kesehatan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif" medium="image">
			<media:title type="html">P</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>NARKOBA : NO</title>
		<link>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/2008/08/16/narkoba-no/</link>
		<comments>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/2008/08/16/narkoba-no/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2008 15:51:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ngobrol</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Health]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/?p=118</guid>
		<description><![CDATA[Melayang tersungging senyuman, terjerembab mengenaskan. Kemarin, Selasa 26 Juni 2007 adalah Hari Narkoba se dunia yang diperingati oleh berbagai pihak (termasuk blogger) dengan bermacam-macam bentuk kegiatan. Peringatan tersebut tak lain sebagai upaya pencegahan dan pemberantasan Narkoba. Persoalan Narkoba bukanlah persoalan ringan, sebaliknya persoalan besar yang mengancam kehidupan seseorang, keluarga, lingkungan bangsa dan negara bahkan umat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngobrolkesehatan.wordpress.com&amp;blog=4423590&amp;post=118&amp;subd=ngobrolkesehatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="entry-content">
<div class="snap_preview">
<p align="left"><strong>Melayang tersungging senyuman, terjerembab mengenaskan.</strong></p>
<p align="left"><img src="http://i169.photobucket.com/albums/u238/cakmoki86/Penyakit/narkoba.jpg" border="0" alt="Narkoba NO" hspace="10" vspace="5" width="150" height="150" align="left" />Kemarin, Selasa 26 Juni 2007 adalah <strong><span style="text-decoration:underline;">Hari Narkoba</span></strong> se dunia yang diperingati oleh berbagai pihak (termasuk <a title="Ganja akan dilegalkan?" href="http://omaigat.wordpress.com/2007/06/21/antara-manusia-super-ganja/" target="_blank">blogger</a>) dengan bermacam-macam bentuk kegiatan. Peringatan tersebut tak lain sebagai upaya pencegahan dan pemberantasan Narkoba. Persoalan <a title="Narkoba by wikipedia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Narkoba" target="_blank">Narkoba</a> bukanlah persoalan ringan, sebaliknya persoalan besar yang mengancam kehidupan seseorang, keluarga, lingkungan bangsa dan negara bahkan umat manusia. Siapapun yang bersentuhan dengannya akan berakhir dengan penyesalan, tak jarang menyonsong maut secara mengenaskan.</p>
<p>:: :: <span style="text-decoration:underline;"><strong>PETAK UMPET</strong></span> :: ::<br />
Perburuan terhadap Narkoba, baik itu pengguna, pengedar, produsen ataupun jaringannya yang mendunia ibarat bermain <a title="pus pus meong" href="http://koecing.wordpress.com/" target="_blank">kucing</a>-<a title="Ibu Asuh Kucing" href="http://chikastuff.wordpress.com/2007/06/20/kucing-kucing-tercinta/" target="_blank">kucingan</a>.</p>
<p align="left"><span id="more-118"></span><br />
Ditangkap satu muncul lainnya, diberantas sebuah jaringan muncul jaringan lainnya. Lingkaran tersebut seolah tak pernah putus, malahan cenderung meluas hingga pelosok desa. Sungguh mengerikan.<br />
Narkoba nampaknya sudah menjadi semacam komuditas menggiurkan. Konon menjanjikan kekayaan instan nan melimpah bagi para pelaku yang terlibat di dalamnya. Tak heran jika mereka rela menanamkan modal di ranah tersebut, kejar-kejaran dengan penegak hukum, main petak umpet menyongsong maut.</p>
<p align="left">:: :: <span style="text-decoration:underline;"><strong>BALADA PENGGUNA</strong></span> :: ::<br />
Bagi pengguna Narkoba, sensasi buaian sesaat yang ditimbulkan akan mendorong untuk memakainya lagi. Lagi. lagi. lagi dan makin lama makin sering dengan ukuran yang makin banyak demi mimpi. Ini pula yang ikut berperan makin merajalelanya Narkoba. Maka, makin lengkaplah ancaman Narkoba.
</p>
<p align="left">Berawal dari coba-coba, ajakan teman, paksaan, taburan dalam minuman, para pengguna Narkoba diberikan mimpi kenikmatan alam bawah sadar. Efek ketergantungan Narkoba mendorong para pengguna untuk mencarinya. Tak jarang mereka harus menjual apapun, mencuri, merampok, membunuh untuk mendapatkan narkoba demi belaian mimpi.</p>
<p align="left">Salah satu lembaga pemberantasan narkoba nasional, mensinyalir bahwa pengguna narkoba di Indonesia mencapai 2-3 juta. Diperkirakan ada ribuan pengguna baru setiap tahunnya. Ini berarti, narkoba sangat mengancam kita, anak-anak kita, keluarga kita dimanapun mereka berada.<br />
Sungguh mencemaskan.
</p>
<p align="left">Sebagai <span style="text-decoration:underline;"><strong>ilustrasi</strong></span>, 2 orang remaja pria anak seorang tetangga penulis di desa tetangga, meninggal dunia secara tragis di jalanan. Mereka, kakak beradik masih SLTP dan SMU. Siapa sangka, kedua remaja yang rajin beribadah, pintar di sekolah, taat pada orang tua, santun pada tetangga, mendadak linglung sepulang kegiatan sore hari, makin lama makin linglung dan berakhir tragis di jalanan.</p>
<p align="left">:: :: <span style="text-decoration:underline;"><strong>SEKILAS TINJAUAN MEDIS</strong></span> :: ::<br />
Sejarah panjang dunia kedokteran mencatat bahwa efek buruk pemakaian segala jenis narkoba ( <a title="opium, singkat nih" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Opium" target="_blank">opium</a>, kokain, <a title="Kontroversi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ganja" target="_blank">ganja</a>, <a title="Psikotropika by wikipedia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Psikotropika" target="_blank">psikotropika</a> dan zat aditif lainnya) memberikan dampak negatif bukan saja di otak dan sistem saraf melainkan juga sistem lain dalam tubuh kita.
</p>
<p align="left">Pada umumnya, efek-efek penggunaan narkoba berdasarkan <a title="Farmakologi by wikipedia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Farmakologi" target="_blank">farmako</a>dinamika adalah sebagai berikut:</p>
<p align="left">:: :: <span style="text-decoration:underline;"><strong>Susunan Saraf Pusat</strong></span> :: ::<br />
Efek-efek pada otak dan saraf antara lain: <span style="text-decoration:underline;"><em>Euforia</em></span> (rasa senang berlebihan), <span style="text-decoration:underline;"><em>Sedasi</em></span> (mengantuk), <em>Eksitasi</em> (kehilangan stabilitas), <em>halusinasi</em>, <em>Miosis</em> (pupil mata menyempit), <em>Depresi napas</em> (kemampuan bernapas menurun, melemah dan akhirnya tidak bernapas), Mual, muntah, dan lain-lain.</p>
<p align="left">:: :: <span style="text-decoration:underline;"><strong>Sistem Pencernaan</strong></span> :: ::<br />
Efek pada sistem pencernaan antara lain: gerakan lambung berkurang, memperlambat pencernakan makanan di usus halus, pengerasan regangan (spasme) usus besar, tidak merasakan keinginan buang air besar, dan lain-lain.</p>
<p align="left">:: :: <span style="text-decoration:underline;"><strong>Sistem Peredaran Darah dan Jantung</strong></span> :: ::<br />
Efek pada sistem peredaran darah dan Jantung meliputi: tekanan darah menurun, mudah pingsan, gangguan denyut jantung, payah jantung hingga jantung berhenti berdetak.</p>
<p align="left">:: :: <span style="text-decoration:underline;"><strong>Otot Polos</strong></span> :: ::<br />
Pengaruh pada otot polos selain pembuluh darah dan pernapasan, antara lain: rasa ingin kencing, kadang sulit kencing, memperlambat masa persalinan, dan lain-lain.</p>
<p align="left">:: :: <span style="text-decoration:underline;"><strong>Kulit dan Metabolisme</strong></span> :: ::<br />
Efek-efek pada kulit antara lain: kulit memerah dan terasa panas karena pelebaran pembuluh darah di kulit. Sedangkan efek pada metabolisme mengakibatkan penurunan suhu tubuh dan proses metabolisme melambat.
</p>
<p align="left">Efek-efek di atas bervariasi bergantung kepada jenis Narkoba, jumlah ( dosis) yang dipakai dan frekuensi pemakaian. Pun demikian, penulis sengaja tidak merinci cara kerja maupun efek negatif masing-masing jenis narkoba. Gambaran singkat aspek medis tentang efek buruk penggunaan narkoba di atas setidaknya menyadarkan kembali bahwa narkoba mengancam sendi-sendi kehidupan kita.</p>
<p align="left">:: :: <span style="text-decoration:underline;"><strong>Ketergantungan</strong></span> :: ::<br />
Efek lain yang tak kalah penting adalah timbulnya habituasi ( perubahan emosi sehingga makin ketagihan), ketergantungan fisik dan psikis yang dapat menimbulkan siksaan luar biasa bagi para pengguna.
</p>
<p align="left">Penghentian mendadak dapat menimbulkan <span style="text-decoration:underline;">Gejala Putus Obat</span> (abstensia) yang ditandai dengan rasa sakit, gelisah, tak terkontrol, gemetaran, keluar air mata (lakrimasi), berkeringat, mual, pupil mata melebar (midriasis), demam, napas makin cepat, denyut jantung meningkat, dan lain-lain. Kondisi ini mengakibatkan kekurangan cairan dan sangat membahayakan karena dapat menimbulkan kematian.</p>
<p align="left">:: :: <span style="text-decoration:underline;"><strong>RENUNGAN</strong></span> :: ::<br />
Mengingat begitu besar efek negatif pemakaian Narkoba, maka kita wajib mencegah penyebarannya secara bersama-sama. Gerakan ini dapat dimulai di rumah, di sekolah dan dimanapun kita berada melalui pengawasan, penyuluhan dan kegiatan lain untuk memerangi Narkoba.<br />
Jangan berikan tempat sedikitpun untuk Narkoba.<br />
Mari kita bersama-sama mencegah dan memberantasnya.</p>
<h3><span style="color:#ff0000;">NARKOBA: NO</span></h3>
</p>
<p align="left"><strong>Bacaan:</strong></p>
<div>
<ul>
<li>Bahaya Narkoba, M. Arief Hakim, 2004</li>
<li>Farmakologi dan Terapi, FKUI, edisi 4, 2001.</li>
</ul>
</div>
<p align="left">Kepada saudara-saudara yang sedang menjalani Rehabilitasi, semoga segera sembuh</p>
<p align="left">:: :: memperingati Hari Narkoba :: ::</p>
<p align="left">Artikel asli <strong><a title="Anti Narkoba" href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/06/27/narkoba-no/" target="_blank">di sini</a></strong></p>
<p align="left"><strong></strong></p>
</div>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ngobrolkesehatan.wordpress.com/118/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ngobrolkesehatan.wordpress.com/118/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ngobrolkesehatan.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ngobrolkesehatan.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ngobrolkesehatan.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ngobrolkesehatan.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ngobrolkesehatan.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ngobrolkesehatan.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ngobrolkesehatan.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ngobrolkesehatan.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ngobrolkesehatan.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ngobrolkesehatan.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ngobrolkesehatan.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ngobrolkesehatan.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ngobrolkesehatan.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ngobrolkesehatan.wordpress.com/118/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngobrolkesehatan.wordpress.com&amp;blog=4423590&amp;post=118&amp;subd=ngobrolkesehatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/2008/08/16/narkoba-no/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Ngobrol Kesehatan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i169.photobucket.com/albums/u238/cakmoki86/Penyakit/narkoba.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Narkoba NO</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rambut Rontok</title>
		<link>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/2008/08/16/rambut-rontok/</link>
		<comments>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/2008/08/16/rambut-rontok/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2008 15:47:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ngobrol</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Health]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/?p=116</guid>
		<description><![CDATA[Artikel Akhir Pekan : :: :: Mencegah Rambut Rontok :: :: Rambut rontok ? Wajar, jika jumlah rambut yang rontok kurang dari 100-120 helai rambut setiap harinya. Menjadi masalah ketika kerontokan rambut lebih dari 120 helai setiap hari bahkan jauh lebih banyak dari jumlah tersebut. Bagi wanita muda, rambut rontok ibarat prahara. Adakalanya, kerontokan rambut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngobrolkesehatan.wordpress.com&amp;blog=4423590&amp;post=116&amp;subd=ngobrolkesehatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="entry-content">
<div class="snap_preview">
<p align="left"><span style="font-size:x-small;"><span style="text-decoration:underline;">Artikel Akhir Pekan</span> :<br />
:: :: <strong><span style="color:#800080;">Mencegah Rambut Rontok</span></strong> :: ::</span></p>
<p align="left"><strong><img src="http://i169.photobucket.com/albums/u238/cakmoki86/Penyakit/rambut.jpg" border="0" alt="Mencegah Rambut Rontok" hspace="10" vspace="5" width="90" height="90" align="left" />Rambut rontok ?</strong><br />
Wajar, jika jumlah rambut yang rontok kurang dari 100-120 helai rambut setiap harinya. Menjadi masalah ketika kerontokan rambut lebih dari 120 helai setiap hari bahkan jauh lebih banyak dari jumlah tersebut.
</p>
<p align="left">Bagi wanita muda, rambut rontok ibarat prahara. Adakalanya, kerontokan rambut yang berlebihan menimbulkan rasa kurang percaya diri dan kecemasan. Betapa tidak, rambut adalah mahkota bagi wanita. Tak heran jika para wanita memperlakukannya dengan istimewa agar nampak indah. Rela meluangkan waktu dan menyisihkan anggaran untuk memelihara mahkotanya.</p>
<p align="left"><span id="more-116"></span></p>
<p align="left"><span style="font-size:x-small;">Manakala seseorang menyaksikan helai-helai rambut berserakan di permukaan sarung bantal saat bangun tidur atau memenuhi celah-celah sisir saat merapikan rambut, maka rasa penasaranpun berbisik di relung hatinya. </span><span style="color:#0000ff;"><strong>Ada apa dengan rambutku ?</strong></span></p>
<p align="left"><span style="font-size:x-small;">:: :: <strong>PENYEBAB RAMBUT RONTOK </strong>:: ::</span></p>
<p align="left"><span style="font-size:x-small;">Di dunia medis, kerontokan rambut disebut </span><strong><span style="font-size:x-small;color:#ff0000;">efluvium</span></strong><span style="font-size:x-small;">, yakni kehilangan rambut lebih dari 120 helai per hari yang dapat terjadi secara merata ataupun di bagian kepala tertentu saja. Kerontokan rambut dapat berlangsung sementara, dan dapat menetap karena kerusakan folikel rambut.</span><span style="font-size:x-small;">Pada umumnya, kerontokan rambut <span style="text-decoration:underline;">disebabkan</span> oleh berbagai kondisi, antara lain:</span><span style="font-size:x-small;"> </span></p>
<div>
<ul>
<p align="left"><span style="font-size:x-small;">Selain itu, penyebab kerontokan rambut dipengaruhi oleh faktor <em>hormonal</em>, <em>metabolisme</em>, <em>asupan makanan</em> (nutrisi) dan <em>peredaran darah</em> kulit kepala serta kondisi folikel rambut.</span></p>
<p align="left"><span style="font-size:x-small;">:: :: <strong>TIPS MENCEGAH RAMBUT RONTOK </strong>:: ::</span></p>
<p align="left"><span style="font-size:x-small;">Bagi seseorang yang rambutnya cenderung mudah rontok, tak ada salahnya mencoba mencegahnya dengan tips berikut:</span></p>
<div>
<ul>
<p align="left"><span style="font-size:x-small;">Apabila dengan langkah-langkah sederhana tersebut rambut-rambut kita masih rontok berhamburan, maka konsultasi kepada dokter kulit adalah tindakan bijaksana.</span></p>
<p align="left"><span style="font-size:x-small;"><strong>Semoga artikel pendek ini bermanfaat.</strong></span></p>
<p align="left"><span style="font-size:x-small;"><strong><span style="text-decoration:underline;">Bacaan</span>:</strong></span></p>
<div>
<ul>
<p align="left"><strong>Topik Terkait:</strong></p>
<div>
<ul>
<li><a title="Telogen effluvium DermNet" href="http://www.dermnetnz.org/hair-nails-sweat/telogen-effluvium.html" target="_blank">Telogen effluvium DermNet</a></li>
<li><a title="Hair Loss" href="http://www.dermnetnz.org/hair-nails-sweat/hair-loss.html" target="_blank">Hair loss</a></li>
<li><a title="Telogen Effluvium emedicine" href="http://www.emedicine.com/derm/topic416.htm" target="_blank">Telogen Effluvium emedicine</a></li>
</ul>
</div>
<p align="left"><span style="font-size:x-small;">Artikel asli <strong><a title="Rambut Rontok" href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/06/30/rambut-rontok/" target="_blank">di sini</a></strong></span></p>
<p align="left"> </p>
</ul>
</div>
<li>Ilmu Penyakit Kulit, Prof. Dr. Marwali H, hal.159-172, 2000</li>
<li>Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin, FKUI, edisi IV, hal.301-309, 2005</li>
<p> </ul>
</div>
<li>Menggunakan shampoo kaya krim. Conditioner dapat digunakan paling banyak seminggu sekali. Hindari shampoo yang bisa menyebabkan iritasi kulit kepala.</li>
<li>Mencuci rambut sesuai jenisnya. Pada rambut berminyak dapat dicuci lebih sering dibanding rambut kering, karena rambut berminyak cenderung cepat kotor. Sedangkan pada rambut kering, cuci sedikitnya seminggu sekali.</li>
<li>Memakai sisir berujung tumpul (bulat) dan bergigi jarang. Menyisir secara perlahan agar rambut tidak tertarik.</li>
<li>Menggunakan pengering dengan suhu minimal jika terpaksa memakai pengering, dengan jarak sekitar 15 cm atau lebih.</li>
<li>Menata rambut sesuai kebutuhan. Pertimbangkan dengan matang jika akan “memperkosa” rambut dari keriting menjadi lurus atau sebaliknya. Hal yang sama berlaku untuk pewarna rambut.</li>
<li>Memijat kulit kepala dengan ujung jari untuk memperlancar peredarah darah.</li>
<li>Mengkonsumsi makanan sumber protein dan sayuran hijau untuk mencegah kekurangan vitamin dan mineral.</li>
<p> </ul>
</div>
<li><strong>Rudakpasa</strong> (trauma) pada rambut normal, <span style="text-decoration:underline;">misalnya</span>: pengeritingan, pelurusan, ikatan rambut yang berlebihan.</li>
<li><strong>Pasca melahirkan</strong>. Kerontokan rambut berlebihan bisa juga dialami oleh para ibu pasca melahirkan. Kondisi ini berlangsung sekitar 2-6 bulan, setelah itu pertumbuhan rambut normal kembali.</li>
<li><strong>Faktor psikis</strong> dapat pula menyebabkan kerontokan rambut, adakalanya berulang dan berlangsung lama.</li>
<li><strong>Panas</strong>. Beberapa penyakit dengan <span style="text-decoration:underline;">demam</span> lebih 39 derajat celcius, misalnya: <em>Tifus, Pnemonia</em> biasanya akan menimbulkan kerontokan rambut setelah 2-3 bulan.</li>
<li><strong>Penyakit</strong> lain dapat juga mengakibatkan rambut rontok, misalnya penyakt kulit di kepala.</li>
<li><strong>Pengobatan</strong> pada penyakit tertentu, misalnya penyakit kanker, tak jarang dapat menimbulkan kerontokan rambut terutama pemakaian obat antimetabolik dosis tinggi. Namun demikian pada umumnya pertumbuhan rambut akan normal kembali setelah obat dihentikan.</li>
<li><strong>Kekurangan gizi</strong> (malnutrisi) dan kekurangan zat tertentu seperti <em>vitamin B12, asam folat, zat besi</em> bisa berpengaruh pada pertumbuhan rambut dan pada gilirannya menimbulak kerontokan rambut.</li>
<p> </p></div>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ngobrolkesehatan.wordpress.com/116/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ngobrolkesehatan.wordpress.com/116/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ngobrolkesehatan.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ngobrolkesehatan.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ngobrolkesehatan.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ngobrolkesehatan.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ngobrolkesehatan.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ngobrolkesehatan.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ngobrolkesehatan.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ngobrolkesehatan.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ngobrolkesehatan.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ngobrolkesehatan.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ngobrolkesehatan.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ngobrolkesehatan.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ngobrolkesehatan.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ngobrolkesehatan.wordpress.com/116/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngobrolkesehatan.wordpress.com&amp;blog=4423590&amp;post=116&amp;subd=ngobrolkesehatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/2008/08/16/rambut-rontok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Ngobrol Kesehatan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i169.photobucket.com/albums/u238/cakmoki86/Penyakit/rambut.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Mencegah Rambut Rontok</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keluhan Mata Saat Berkomputer</title>
		<link>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/2008/08/13/keluhan-mata-saat-berkomputer/</link>
		<comments>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/2008/08/13/keluhan-mata-saat-berkomputer/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Aug 2008 17:18:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ngobrol</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Health]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/?p=113</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini merupakan serial dari posting sebelumnya, yakni: nge-Blog, jangan lupa jaga kondisi dan posting yang lain: Blogger dan Nyeri Otot. Selain itu, postingan ini memenuhi usulan pak Faiq di sini dan usul pak Kampret Nyasar bau kelek Afrika di sini. Tak dapat dipungkiri bahwa komputer sudah menjadi bagian dari kehidupan layaknya Hand Phone atau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngobrolkesehatan.wordpress.com&amp;blog=4423590&amp;post=113&amp;subd=ngobrolkesehatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="entry-head"><span style="font-size:x-small;"><img src="http://cakmoki86.files.wordpress.com/2007/05/computer_eyes.jpg?w=100&#038;h=135&#038;h=135" border="0" alt="Mata dan Komputer" hspace="10" vspace="5" width="100" height="135" align="left" /></span>Tulisan ini merupakan serial dari posting sebelumnya, yakni: <a title="NgeBlog Jangan Lupa Jaga Kondisi" href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/03/11/nge-blog-jangan-lupa-jaga-kondisi/"><strong>nge-Blog</strong></a>, jangan lupa jaga kondisi dan posting yang lain: Blogger dan <a title="Blogger dan Nyeri Otot" href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/04/26/blogger-dan-nyeri-otot/"><strong>Nyeri Otot</strong></a>.<br />
Selain itu, postingan ini memenuhi usulan pak <a title="Faiq blog" href="http://f4iqun.wordpress.com/" target="_blank">Faiq</a> di <a title="Mata pedas" href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/04/26/blogger-dan-nyeri-otot/#comment-2033" target="_blank">sini</a> dan usul pak <a title="Pralangga blog" href="http://pralangga.org/" target="_blank">Kampret</a> Nyasar bau kelek Afrika <a title="Setting Monitor" href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/04/26/blogger-dan-nyeri-otot/#comment-2023" target="_blank">di sini</a>.</div>
<div class="entry-content">
<p class="snap_preview">Tak dapat dipungkiri bahwa komputer sudah menjadi bagian dari kehidupan layaknya Hand Phone atau alat teknologi lainnya.</p>
<p>Perkembangannya yang sangat pesat memaksa para penggunanya untuk membuat agar komputer menjadi lebih mudah dan cepat. Beragam pekerjaan di rumah, di kantor swasta dan pemerintah hampir bergantung pada keberadaan komputer. Siapa sih yang nggak kenal komputer? Para anggota DPR atau DPRD yang tadinya ndesit-pun ikut berkepentingan membelinya (pakai uang rakyat). Bisa tidaknya menggunakan dan bermanfaat atau tidak untuk menunjang kinerjanya, mereka tetap <span style="text-decoration:line-through;">maksa</span> merasa perlu memiliki <span style="text-decoration:line-through;">si Tukul</span> Laptop.</p>
<p class="snap_preview"><span id="more-113"></span></p>
<p class="snap_preview">Nah, ketika komputer dipakai sebagai penunjang berbagai keperluan itulah persoalan muncul. Sebuah resiko logis kemajuan teknologi, seperti resiko ketika kita menggunakan kendaraan. Dengan mempertimbangkan manfaat yang begitu besar, maka kita perlu <span style="text-decoration:line-through;">menyiasati</span> mengurangi resiko sekecil apapun terkait penggunaan komputer. Terlebih bagi para blogger yang dalam kegiatannya menghadapi komputer hingga berjam-jam.</p>
<p class="snap_preview"><strong>COMPUTER VISION SYNDROME</strong><br />
Para ahli meyakini bahwa menatap komputer lebih 2 jam terus menerus dalam sehari, memiliki kecenderungan timbulnya gejala-gejala <span style="color:#ff0000;">Computer Vision Syndrome</span> (CVS) dengan berbagai tingkat keluhan.<br />
American Optometric Association menandai keluhan mata seperti: mata lelah, mata pedas, mata berair, mata kabur, silau, nyeri otot leher, sakit kepala sebagai kumpulan gejala Computer Vision Syndrome.
</p>
<p class="snap_preview">Keluhan-keluhan mata tersebut berhubungan erat dengan: lamanya menatap komputer, jarak pandang, posisi (ergonomic), sudut pandang, tingkat ketajaman sinar, kontras, warna, jenis dan besar kecilnya huruf serta aspek lain terkait penggunaan komputer.</p>
<p class="snap_preview"><strong>G E J A L A</strong><br />
Keluhan-keluhan mata pada Computer Vision Syndrome terkait pemakaian komputer, antara lain:</p>
<div class="snap_preview">
<ul>
<li>Mata mudah lelah</li>
<li>Mata pedas dan berair</li>
<li>Pandangan silau</li>
<li>Pandangan kabur</li>
<li>Nyeri atau tegang otot leher dan sekitarnya</li>
<li>Sakit kepala</li>
</ul>
</div>
<p>Keluhan-keluhan di atas timbul diantaranya sebagai akibat upaya memfokuskan pandangan pada layar monitor. Dua hal yang dianggap berperan terhadap adanya keluhan CVS adalah pandangan kabur (memfokuskan pandangan) dan sinar ultra violet, terutama jika menggunakan monitor jenis CRT (Cathode Ray Tube). Para ahli piranti keras telah menjawab tantangan ini dengan dikeluarkannya monitor jenis LCD yang mampu mengurangi radiasi akibat sinar ultra violet.<br />
Di masa mendatang kita berharap adanya penemuan baru hasil kolaborasi para ahli piranti keras dan ahli mata untuk meminimalisir keluhan Computer Vision Syndrome.<br />
Di sisi lain para pengguna menuntut kinerja komputer yang lebih canggih terutama terkait optimalisasi multimedia.</p>
<p><strong>UPAYA PENANGGULANGAN</strong><br />
Hingga kini, upaya-upaya mengurangi keluhan Computer Vision Syndrome lebih diarahkan pada pencegahan dan kuratif (pengobatan) yang bersifat simptomatis (mengurangi atau menghilangkan keluhan). Upaya yang bersifat kausal (menghilangkan penyebabnya) boleh dikata agak sulit lantaran harus berhadapan dengan komputer itu sendiri. Boleh jadi perubahan monitor CRT ke LCD merupakan upaya ganda, pencegahan dan kausal.<br />
Beberapa upaya untuk meminimalisir keluhan Computer Vision Syndrome, diantaranya:</p>
<ul>
<li>Memasang filter monitor, terutama jika menggunakan CRT.</li>
<li>Memakai kacamata (sunglasses)</li>
<li>Mengatur jarak ideal antara mata dan layar monitor</li>
<li>Mengatur sudut pandang antara mata dan layar monitor</li>
<li>Mengatur ketajaman, kontras dan lain-lain melalui setting display monitor.</li>
<li>Mengatur jenis dan besar kecilnya font (individual)</li>
<li>Mengistirahatkan mata secara berkala sesuai daya tahan penglihatan (dianjurkan setiap 2 jam)</li>
<li>Dan lain-lain</li>
</ul>
<p>Obat-obatan simptomatis (mengurangi keluhan) dapat dipertimbangkan untuk pemakaian jangka pendek. Pemakaian obat tetes mata hendaknya berkonsultasi kepada ahli mata untuk menghindari efek samping yang ditimbulkannya.<br />
Selain itu, pengaturan cahaya ruangan secara tidak langsung dapat juga mengurangi keluhan Computer Vision Syndrome.</p>
<p>Masih banyak tantangan para ahli sehubungan dengan keluhan Computer Vision Syndrome. Kitapun mungkin bisa mengambil peran dalam upaya optimalisasi penggunaan komputer sekaligus meminimalisir keluhan Computer Vision Syndrome.<br />
<strong>Mari berbagi</strong> !!!</p>
<p><strong>Catatan:</strong><br />
Tentang jarak pandang dan lain-lain silahkan lihat versi PDF <em>Blogger dan Nyeri Otot</em> (Computer Ergonomics) <a title="Blogger dan Nyeri Otot" href="http://www.geocities.com/cakmoki2006/file/otot.pdf" target="_blank"><strong>di sini</strong></a></p>
<p><strong>Topik Terkait:</strong></p>
<ul>
<li><a title="Protect Your Eyes..." href="http://www.nwhealth.edu/healthyU/findBalance/protect2.html" target="_blank">Protect Your Eyes From Computer Eye Strain</a></li>
<li><a title="Computer Eyes" href="http://www.bremercommunications.com/Computer_Eyes.htm" target="_blank">COMPUTER-EYES</a> By Jill Dellert, AICI</li>
<li><a title="Computer Use ..." href="http://www.eyetopics.com/articles/37/1/Computer-Vision-Syndrome.html" target="_blank">Computer Use is a Fact of Life</a></li>
<li><a title="CVS Wiki" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Computer_vision_syndrome" target="_blank">CVS wiki</a></li>
</ul>
<p>Posting asli <strong><a title="Hati-hati berkomputer" href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/05/12/gangguan-mata-saat-berkomputer/" target="_blank">di sini</a></strong></p>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ngobrolkesehatan.wordpress.com/113/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ngobrolkesehatan.wordpress.com/113/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ngobrolkesehatan.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ngobrolkesehatan.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ngobrolkesehatan.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ngobrolkesehatan.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ngobrolkesehatan.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ngobrolkesehatan.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ngobrolkesehatan.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ngobrolkesehatan.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ngobrolkesehatan.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ngobrolkesehatan.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ngobrolkesehatan.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ngobrolkesehatan.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ngobrolkesehatan.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ngobrolkesehatan.wordpress.com/113/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngobrolkesehatan.wordpress.com&amp;blog=4423590&amp;post=113&amp;subd=ngobrolkesehatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/2008/08/13/keluhan-mata-saat-berkomputer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Ngobrol Kesehatan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://cakmoki86.files.wordpress.com/2007/05/computer_eyes.jpg?w=100&#038;h=135" medium="image">
			<media:title type="html">Mata dan Komputer</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kuku-kuku Kaki Kita</title>
		<link>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/2008/08/13/kuku-kuku-kaki-kita/</link>
		<comments>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/2008/08/13/kuku-kuku-kaki-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Aug 2008 17:09:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ngobrol</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Health]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/?p=111</guid>
		<description><![CDATA[Kode ICD 10: L03.0 Catatan: walaupun membahas kuku, penulis tidak memasukkan ke dalam kode ICD.10: L60 (kelainan kuku) karena pokok bahasan lebih kearah infeksi kuku (paronikia atau paronychia). Pilihan materi mempertimbangkan keluhan pasien di ruang praktek dan kehidupan sehari-hari terkait masalah kuku. Untuk itu penulis mohon maaf. Pernahkan pembaca (muslim) iseng-iseng menajamkan penciuman ketika berada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngobrolkesehatan.wordpress.com&amp;blog=4423590&amp;post=111&amp;subd=ngobrolkesehatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="entry-content">
<div class="snap_preview">
<p>Kode <acronym title="Interntional Classification of Diseases">ICD</acronym> 10: <a title="Paronychia" href="http://www.who.int/classifications/apps/icd/icd10online/?gl00.htm+l03" target="_blank"><strong>L03.0</strong></a></p>
<p><a title="Paronychia" href="http://www.freebeautytips.org/ingrown-toenails.html" target="_blank"><img src="http://i169.photobucket.com/albums/u238/cakmoki86/Penyakit/kukukaki.jpg" border="0" alt="Kuku Kaki" hspace="10" vspace="5" width="120" height="90" align="left" /></a><strong>Catatan</strong>: walaupun membahas kuku, penulis tidak memasukkan ke dalam kode ICD.10: <strong>L60</strong> (kelainan kuku) karena pokok bahasan lebih kearah infeksi kuku (paronikia atau paronychia).<br />
Pilihan materi mempertimbangkan keluhan pasien di ruang praktek dan kehidupan sehari-hari terkait masalah kuku. Untuk itu penulis mohon maaf.</p>
<p>Pernahkan pembaca (muslim) iseng-iseng menajamkan penciuman ketika berada di hamparan sajadah saat melaksanakan kewajiban ibadah (sholat) ?<br />
Maaf, bukan bermaksud mengangkat soal agama, melainkan masalah aroma tak sedap yang kadang kita jumpai terkait kebersihan kaki.</p>
<p><span id="more-111"></span></p>
<p>Kita akan membahas “aroma khas” di hamparan sajadah yang mungkin disebabkan kurang teraturnya membersihkan dan menjemur sajadah, akibat sumbangan aroma kaki-kaki yang pernah menapak di atasnya (sajadah).</p>
<p>Menurut penulis, aroma tak sedap kaki, dikarenakan kurang bersih saat membersihkan kaki, sela-sela jari dan kuku. Kadang kita mendapati seseorang membuka kaos kaki, lalu diikuti aroma sreng … sedaaappp. Mual.<br />
(maaf lagi) Bau kaki pada umumnya lebih sering dijumpai pada pria, sedangkan pada wanita penulis belum pernah menjumpainya ( soalnya belum pernah nyium-nyium kaki wanita <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif" alt="P" /> ) Mungkin ada juga sih, entahlah.</p>
<p>Oke deh, kita fokuskan ngobrol seputar kuku kaki.<br />
Kuku jari kaki adakalanya tidak mendapatkan perlakuan sebaik perawatan kuku jari tangan. Hal ini dapat dimaklumi lantaran kuku kaki tidak atau jarang terlibat dalam interaksi dengan orang lain. Beda dengan kuku tangan yang selalu nampak, tak heran jika kuku tangan mendapatkan perhatian lebih dari si empunya kuku. Padahal kaki lebih sering kontak dengan tanah, lantai dan sejenisnya yang lebih beresiko menyimpan kotoran walaupun tidak nampak.</p>
<p><strong>KAKI (KUKU) BERBAU</strong><br />
Selain kurang bersihnya kaki (terutama daerah tumit dan sela-sela jari), bau tak sedap dapat bersumber dari kuku dan ujung jari.<br />
Kuku yang menyebarkan aroma tak sedap pada umumnya disebabkan oleh infeksi mikro-organisme, terutama <a title="Bakteri wikipedia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Bacteria" target="_blank">kuman</a> (bakteri) dan <a title="Infeksi Jamur" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fungal_infection" target="_blank">jamur</a>.</p>
<p>Penyakit kuku yang paling sering berperan menyebarkan bau, adalah:</p>
<ul>
<li>Paronikia (paronychia)</li>
<li>Kandidiasis (jamur kandida)</li>
<li>Onikomikosis(jamur tinea dan ragi)</li>
</ul>
<p>Jika ada infeksi mikro-organisme pada kuku, maka pengobatan diarahkan pada upaya pemberantasan penyebabnya. Selain itu, upaya pencegahan patut mendapatkan perhatian agar kita terhindar dari infeksi kuku.</p>
<p><strong>TIPS PERAWATAN KUKU KAKI</strong></p>
<ul>
<li>Potong kuku kaki secara teratur, tidak terlalu dalam dan tidak melebihi batas kuku bebas (ujung kuku) dan bagian kulit yang menyangga ujung kuku (hiponikium)</li>
<li>Jangan mencongkel-congkel sisi kuku yang berbatasan dengan kulit, karena dapat menyebabkan infeksi (bisa bengkak dan bau).</li>
<li>Jaga kuku kaki tetap kering. Bagi seseorang yang pekerjaannya menuntut selalu berada di air, usahakan mengeringkannya segera setelah tidak bersentuhan dengan air.</li>
<li>Bersihkan kuku kaki setiap mandi dengan sabun dan gosok sela-sela jari hingga bersih.</li>
</ul>
<p><strong>Tambahan upaya perawatan:</strong></p>
<ul>
<li>Jika langkah di atas tidak menghilangkan bau, dapat dipertimbangkan serbuk (bedak) pengering, sepanjang tidak menimbulkan iritasi dan efek samping.</li>
<li>Usahakan alas kaki (sepatu, sandal) tetap kering untuk menghindari kelembaban yang beresiko menimbulkan bau.</li>
<li>Jangan biarkan kaos kaki tak tercuci, hiks bau ahhh !!! <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif" alt="" /></li>
</ul>
<p>Ada tips lain ? Monggo berbagi.<br />
Selamat bersih-bersih kuku kaki.</p>
<p><strong>Semoga bermanfaat.</strong></p>
<p>Bersambung: salah potong kuku menuai operasi (operasi kecil koq, bentar, gak sakit)</p>
<p>Posting asli <strong><a title="Kuku oh kuku kaki" href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/05/15/kuku-kuku-kaki-kita/" target="_blank">di sini</a></strong></div>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ngobrolkesehatan.wordpress.com/111/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ngobrolkesehatan.wordpress.com/111/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ngobrolkesehatan.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ngobrolkesehatan.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ngobrolkesehatan.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ngobrolkesehatan.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ngobrolkesehatan.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ngobrolkesehatan.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ngobrolkesehatan.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ngobrolkesehatan.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ngobrolkesehatan.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ngobrolkesehatan.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ngobrolkesehatan.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ngobrolkesehatan.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ngobrolkesehatan.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ngobrolkesehatan.wordpress.com/111/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngobrolkesehatan.wordpress.com&amp;blog=4423590&amp;post=111&amp;subd=ngobrolkesehatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/2008/08/13/kuku-kuku-kaki-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Ngobrol Kesehatan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i169.photobucket.com/albums/u238/cakmoki86/Penyakit/kukukaki.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Kuku Kaki</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif" medium="image">
			<media:title type="html">P</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Salah potong kuku</title>
		<link>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/2008/08/13/salah-potong-kuku/</link>
		<comments>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/2008/08/13/salah-potong-kuku/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Aug 2008 17:02:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ngobrol</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Health]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/?p=108</guid>
		<description><![CDATA[Kode ICD. 10: L03.0 Lanjutan posting: Kuku-kuku Kaki Kita KUKU IBU JARI KAKI Ah, kuku lagi. Seseorang yang karena pekerjaan atau kegiatannya harus memakai sepatu hampir sepanjang hari, sedikit banyak beresiko timbulnya infeksi kulit dinding kuku terutama kuku ibu jari kaki. Ini karena tekanan terus menerus pada kuku. Lama kelamaan tanpa terasa kuku menancap pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngobrolkesehatan.wordpress.com&amp;blog=4423590&amp;post=108&amp;subd=ngobrolkesehatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="entry-content">
<p class="snap_preview">Kode <acronym title="Interntional Classification of Diseases">ICD</acronym>. 10: <a title="Infeksi Kuku" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Paronychia" target="_blank"><strong>L03.0</strong></a></p>
<p class="snap_preview">Lanjutan posting: <a title="Kuku-kuku Kaki Kita" href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/05/15/kuku-kuku-kaki-kita/">Kuku-kuku Kaki Kita</a></p>
<p class="snap_preview"><strong>KUKU IBU JARI KAKI </strong><br />
<img src="http://i169.photobucket.com/albums/u238/cakmoki86/Penyakit/paronychia.jpg" border="0" alt="Kuku Lagi Kuku Lagi" hspace="10" vspace="5" width="150" height="100" align="left" /><span style="color:#ff0000;">Ah, kuku lagi.</span> Seseorang yang karena pekerjaan atau kegiatannya harus memakai sepatu hampir sepanjang hari, sedikit banyak beresiko timbulnya infeksi kulit dinding kuku terutama kuku ibu jari kaki. Ini karena tekanan terus menerus pada kuku. Lama kelamaan tanpa terasa kuku menancap pada kulit. Terlebih bila memakai sepatu ketat. Awalnya mungkin tidak terasa (tidak dirasakan). Lambat laun akan terjadi infeksi dan pembengkakan, diikuti rasa nyeri akibat tertancapnya kuku pada kulit di tepi kuku.
</p>
<p class="snap_preview"><span id="more-108"></span></p>
<p class="snap_preview">Infeksi kulit tepi kuku, selain karena tekanan (seperti ilustrasi di atas), dapat juga karena kesalahan waktu memotong kuku atau karena kebiasaan mencongkel-congkel kotoran yang nampak di bagian samping kuku.<br />
Kadang, seseorang memotong kuku (ibu jari kaki) terlalu menjorok ke dalam. Tanpa disadari, cara ini makin mempertajam tepi kuku sehingga pertumbuhan kuku tidak hanya tumbuh ke arah ujung, namun tumbuh pula ke arah samping dan menancap ke dalam kulit di tepi kuku.<br />
Tak jarang menimbulkan pembengkakan dan kulit yang membengkak dapat menutupi tepi kuku. Terjadilah infeksi, disebut <strong>Paronychia</strong> (Paronikia). Duhhh nyerinya.</p>
<p class="snap_preview"><strong>PARONYCHIA</strong><br />
<strong>Kata kunci</strong>: eponychia, finger infection, fingernail infection, acute paronychia, chronic paronychia, hyponychium, nail fold.</p>
<p class="snap_preview"><strong>PENGERTIAN</strong><br />
Paronychia (Paronikia) adalah infeksi pada lipatan kuku yang disebabkan oleh kuman (bakteri) Streptokokus, ditandai dengan pembengkakan lipatan kuku.</p>
<p class="snap_preview"><strong>ANGKA KEJADIAN</strong><br />
Paronychia lebih sering ditemukan pada wanita dibanding pria, dengan perbandingan 3:1. Dapat dialami oleh semua golongan umur dan semua ras.<br />
Menurut <em>Steve Lee, MD</em>, paronychia (di AS) sering terjadi pada infeksi tangan, kejadiannya mencapai 35%. Pada umumnya terjadi karena kontak dengan air yang lama dan terus menerus, terutama dialami oleh pencuci, pekerja bar, penanam bunga, pembuat roti, dan sejenisnya.</p>
<p class="snap_preview"><strong>PENYEBAB</strong><br />
<strong>1. Acute Paronychia (paronikia akut).</strong><br />
Jenis ini biasanya disebabkan oleh trauma yang diikuti dengan masuknya mikro-organisme ke dalam jaringan kulit, kemudian menimbulkan infeksi.<br />
Mikro-organisme yang berperan pada umumnya bakteri Stafilokokus (Staphylococcus aureus) dan Streptokokus (Streptococcus). Bakteri lain, seperti Pseudomonas, bakteri gram negatif dan bakteri anaerob dapat juga ditemukan pada infeksi lipatan kulit kuku.</p>
<p class="snap_preview"><strong>2. Chronic Paronychia (paronikia kronis).</strong><br />
Paranokia kronis pada umumnya disebabkan oleh infeksi Jamur, terutama Candida albicans (Kandida). Kadang disebabkan oleh infeksi mycobacterial, virus, iritasi bahan kimia dan penyakit ikutan dari penyakit lain.</p>
<p class="snap_preview"><strong>G E J A L A</strong><br />
Tanda-tanda (gejala klinis) Paronychia, antara lain:</p>
<div class="snap_preview">
<ul>
<li>Pembengkakan pada lipatan kuku. Tak jarang infeksi tersebut mengeluarkan nanah.</li>
<li>Kemerahan dan nyeri di daerah lipatan kuku dan sekitarnya.</li>
<li>Pada kasus yang kronis, dapat berlangsung 6 minggu atau lebih.</li>
</ul>
</div>
<p><strong>PENGOBATAN</strong><br />
Prinsip pengobatan ditujukan kepada pemberantasan mikro-organisme penyebab, mengurangi gejalanya dan mencegah penyulit (komplikasi).</p>
<ol>
<li><strong>Medikamentosa</strong>, (obat-obatan) yakni pemberian Antibiotika, Anti Jamur, pereda nyeri (jika diperlukan)</li>
<li><strong>Pembedahan</strong>. (gak nakut-nakuti lho) Pembedahan dilakukan atas dasar indikasi, jika infeksi akut sudah teratasi. Irisan (Insisi) dapat dilakukan jika ada abses. Jika upaya di atas tidak berhasil dan kuku menancap ke dalam kulit maka dapat dilakukan pengangkatan kuku (Rossen plasty)</li>
</ol>
<p><strong>ANJURAN</strong><br />
Nasehat yang perlu untuk pasien, antara lain:</p>
<ul>
<li>Tidak memotong kuku secara berlebihan</li>
<li>Tidak mencongkel-congkel tepi kuku.</li>
<li>Pada kasus pasca operasi pengangkatan kuku, hendaknya kuku dibiarkan tumbuh hingga melebihi ujung jari dan memotong ujungnya tidak melebihi ujung jari.</li>
<li>Membersihkan kuku setiap mandi.</li>
<li>Menghindari kelembaban jari agar tidak mudah infeksi.</li>
</ul>
<p><strong>CATATAN: (<span style="text-decoration:line-through;">hasutan</span> propaganda)</strong> <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" alt="D" /><br />
Operasi pengangkatan kuku (Rossen plasty) adalah <strong>operasi kecil</strong>, dapat dilakukan di praktek dokter umum maupun di Puskesmas. Biaya disesuaikan dengan Peraturan Daerah (perda) yang berlaku.<br />
Mengapa ada pasien mengeluh kesakitan saat operasi pengangkatan kuku (Rossen plasty)? Menurut pengakuan penderita dan pengamatan penulis, rasa sakit karena anesthesia tidak dilakukan secara blokade. Wuih bahasanya makin aneh.</p>
<p>Diharapkan setiap dokter umum dapat melakukan operasi kecil ini (Rossen plasty), terlebih bagi yang bertugas di perifer (pinggiran) agar dapat membantu penderita dari segi waktu dan biaya. Bayangkan jika operasi kecil semacam ini harus merujuk pasien ke RS, waktu terbuang dan biayanya menjadi mahal.<br />
Bagi para mahasiswa kedokteran, hendaknya sudah bisa melakukan Rossen Plasty saat masih ko-as (dokter muda). Bagaimana caranya? Magang atau minta bimbingan khusus jika ada kasusnya.</p>
<p>Edisi baca, format PDF ukuran 124 Kb, berisi <strong>edisi lengkap</strong> (agak lengkap ding) dan ringkasan teknik operasi pengangkatan kuku (Rossen plasty), silahkan download <a title="Paronychia" href="http://www.geocities.com/cakmoki2006/file/paronychia.pdf" target="_blank"><strong>di sini</strong></a></p>
<p><strong>SEMOGA BERMANFAAT</strong></p>
<p><strong>Topik Terkait:</strong></p>
<ul>
<li><a title="Paronychia" href="http://www.emedicine.com/derm/topic798.htm" target="_blank">Paronychia</a> (emedicine)</li>
<li><a title="Paronychia MidlinePlus" href="http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/001444.htm" target="_blank">Paronychia MidlinePlus</a></li>
<li><a title="Paronychia Nail Infection" href="http://www.aocd.org/skin/dermatologic_diseases/paronychia_nail_in.html" target="_blank">Paronychia Nail Infection</a></li>
</ul>
<p>Posting asli <strong><a title="Paronikia" href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/05/19/salah-potong-kuku/" target="_blank">di sini</a></strong></p>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ngobrolkesehatan.wordpress.com/108/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ngobrolkesehatan.wordpress.com/108/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ngobrolkesehatan.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ngobrolkesehatan.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ngobrolkesehatan.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ngobrolkesehatan.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ngobrolkesehatan.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ngobrolkesehatan.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ngobrolkesehatan.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ngobrolkesehatan.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ngobrolkesehatan.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ngobrolkesehatan.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ngobrolkesehatan.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ngobrolkesehatan.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ngobrolkesehatan.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ngobrolkesehatan.wordpress.com/108/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngobrolkesehatan.wordpress.com&amp;blog=4423590&amp;post=108&amp;subd=ngobrolkesehatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/2008/08/13/salah-potong-kuku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Ngobrol Kesehatan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i169.photobucket.com/albums/u238/cakmoki86/Penyakit/paronychia.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Kuku Lagi Kuku Lagi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" medium="image">
			<media:title type="html">D</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perempuan Hiper orgasme</title>
		<link>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/2008/08/13/perempuan-hiper-orgasme/</link>
		<comments>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/2008/08/13/perempuan-hiper-orgasme/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Aug 2008 16:58:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ngobrol</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Health]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/?p=105</guid>
		<description><![CDATA[SELINGAN AKHIR PEKAN Peringatan: bagi yang merasa mual membaca judul postingan ini, mohon tidak melanjutkan membaca. Bulan April lalu kita pernah membahas nyeri saat berhubungan intim dan menyinggung-nyinggung masalah puncak kenikmatan. Beberapa perempuan juga membahas seputar hubungan intim saat hamil, perlunya pengetahuan seks untuk menghindari para pelaku haus seks dan frigiditas, itu lho perempuan yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngobrolkesehatan.wordpress.com&amp;blog=4423590&amp;post=105&amp;subd=ngobrolkesehatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="entry-content">
<div class="snap_preview">
<p><strong>SELINGAN AKHIR PEKAN</strong><br />
<strong><span style="color:#ff0000;">Peringatan:</span></strong> bagi yang merasa mual membaca judul postingan ini, mohon tidak melanjutkan membaca.</p>
<p>Bulan April lalu kita pernah membahas <a title="Nyeri Saat Berhubungan Intim" href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/04/15/dyspareunia-nyeri-saat-hubungan-sexual/"><strong>nyeri</strong></a> saat berhubungan intim dan menyinggung-nyinggung masalah puncak <a href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/04/19/hubungan-intim-tak-selalu-menyenangkan/"><strong>kenikmatan</strong></a>. Beberapa perempuan juga membahas seputar hubungan intim <a title="Seks dan Kehamilan" href="http://lita.inirumahku.com/health/lita/seks-dan-kehamilan/"><strong>saat hamil</strong></a>, perlunya pengetahuan seks untuk menghindari para pelaku <a title="halo halo" href="http://senyumsehat.wordpress.com/2007/05/20/say-hello-to-sex/"><strong>haus seks</strong></a> dan <a title="Lagi-lagi Keperkasaan, huh ! " href="http://calonorangtenarsedunia.wordpress.com/2007/04/13/masalah-keperkasaan-lagi/"><strong>frigiditas</strong></a>, itu lho perempuan yang tidak suka berhubungan intim. Nah, setelah membaca beberapa komentar di postingan tetangga terkait soal <span style="text-decoration:line-through;">nikmat-nikmatan</span> kenikmatan, maka penulis terdorong untuk ikut *lagi* berpartisipasi dengan topik sejenis di gelombang yang sama.</p>
<p><span id="more-105"></span></p>
<p>Sebagian orang masih menganggap tabu membicarakan seks karena dianggap tidak mencerminkan kultur ketimuran. *mode bisik-bisik sambil cekikikan* Tak heran jika kemudian ada saja perempuan dewasa yang <span style="text-decoration:line-through;">pura-pura</span> tidak mengenal organ kelaminnya sendiri.<br />
Apa iya? Gak tahu layauw <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" alt=";)" /> *belum ada yang ngaku sih*</p>
<p>Penulis beberapa kali diminta presentasi dialogis tentang “reproduksi remaja” di MTs (Madrasah Tsanawiyah=setingkat SLTP), SLTP dan SLTA. Isinya bukan adegan syur, melainkan pengenalan anatomi dan fungsi organ vital, misalnya proses menstruasi, dan sebagainya. Menurut penulis hal ini penting, selain sebagai pengetahuan, juga berkaitan erat dengan masalah peribadatan. Kurang afdhol rasanya ketika menjelaskan misalnya: <em>wa yahrumu bil haid</em> (hal-hal yang dilarang ketika hiad) *mohon dikoreksi <a title="Ustadz Kurtubi" href="http://santribuntet.wordpress.com/" target="_blank"><strong>Ustadz</strong></a>* tetapi para anak didik tidak mengerti haid. Paling-paling tahunya haid itu adalah bulanan atau menstruasi, sedangkan dimana dan bagaimana terjadinya mungkin tidak tahu. *dimananya dah tahu kali*</p>
<p>Bayangkan, jika seorang perempuan dewasa (atau bahkan yang sudah menikah) tidak mengenal letak dan <strong>tupoksi</strong> (tugas pokok dan fungsi) organ vitalnya sendiri, hiks … *artinya sedih ya*<br />
Kalau letak dan tupoksi organ vital saja tidak tahu *apalagi yang tersembunyi*, gimana bisa memaksimalkan? Jangan-jangan masih ada yang tidak bisa mengenali 0rgasmê sebagai puncak kenikmatan. Yaaaa, piye?<br />
Padahal yang namanya 0rgasmê itu adalah anugerah yang layak untuk dinikmati, kalau perlu diupayakan dengan teknik tertentu agar bisa menikmatinya. *maaf gak ada skrinsyut*</p>
<p><strong>HIPER 0RGASMÊ</strong><br />
Berbeda dengan orgasmic disorder dimana perempuan kesulitan mencapai orgasmê, hiper 0rgasmê justru sebailknya.</p>
<p>Hiper 0rgasmê adalah kondisi dimana seorang perempuan sangat sensi sehingga sangat mudah mengalami 0rgasmê *gitu lho ah*<br />
Colekan atau belaian sedikit saja di sekitar vag1na sudah dapat membuat si perempuan 0rgasmê *hebooh* Kadang seorang perempuan model begini tanpa sengaja nyentuh-nyentuh daerah sensi nya sudah bisa 0rgasmê *huek* <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif" alt="P" /><br />
Adakalanya gesekan celana (string), getar di atas sadel motor, ngempit bantal sambil baca atau semburan air saat mandi mampu membuat seorang perempuan 0rgasmê ahhh !!! *namanya juga hiper 0rgasmê*<br />
Hingga kini belum ketahuan insidens (angka kejadian) perempuan hiper 0rgasmê (mungkin gak ngomong-ngomong, diemmm aja).</p>
<p><strong>Apakah hiper 0rgasmê suatu kelainan ?</strong><br />
Tenang mbak, tenang non, tenang diajeng … kendati ada perempuan yang mungkin merasa terganggu, menurut para pakar tidak perlu dirisaukan.<br />
Nikmati, gitu aja kok repot.</p>
<p>Menurut penulis tidak masalah, walau kadang ada enak dan tidak enaknya.<br />
Enaknya, bagi lelaki yang memiliki pangeran kecil™ mudah menggeliat seperti bisul mau pecah. Tak perlu repot, colek saja istri yang hiper 0rgasmê niscaya kesampaian hajatnya.<br />
Enaknya lagi, si lelaki tidak perlu khawatir ditolak pasangan dengan kalimat: cepitkan pintu !!! *masukkan knalpot sekalian* ketika pangeran kecil ™ menggeliat minta sesajen. *ada yang mual nggak ya, saru ah* Lanjuts cak !!!<br />
Sabaaar, tarik nafas.</p>
<p><strong>Tidak enaknya apa hayo?</strong><br />
Bayangkan jika seorang lelaki mempunyai pasangan perempuan 0rgasmê ngeblog, enak-enaknya komen postingan si pasangan datang minta dibelai, kacaw, bakalan salah ketik tuh komentar di postingan tetangga, mana OOT lagi. *halah*<br />
Tapi bukan berati komen salah ketik dan OOT trus didakwa sebagai korban perempuan 0rgasmê lho. Dan istilah 0rgasmê jangan dipakai untuk menjawab komen salah ketik dan OOT, bisa kacaw. Piss ah <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=")" /><br />
Tidak enaknya lagi, ketika keringat belum kering, ngos-ngosan belum reda, pasangan yang 0rgasmê menubruk lagi. Rasain !!! <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif" alt="P" /></p>
<p>Istilah sejenis adalah <strong>Multi 0rgasmê</strong> dimana seorang perempuan mengalami 0rgasmê berulang-ulang dan berurutan karena gairah nan membara.<br />
Bagaimana jika seorang perempuan hiper 0rgasmê sekaligus multi 0rgasmê ? Mbuh !!!</p>
<p>Sebentar … sebentar, sebenarnya sudah pada tahu nggak sih soal 0rgasmê ? Udah terlanjur <span style="text-decoration:line-through;">nerocos</span> nulis sekian panjang je. Ada sih yang menggambarkan 0rgasmê itu identik dengan <span style="text-decoration:underline;">menggelinjang</span> atau <span style="text-decoration:underline;">berkelejotan</span>. *gak pakai link* <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" alt=";)" /><br />
Atau gini aja, bagi yang belum tahu apa dan bagaimana rasanya 0rgasmê sila tanya <span style="text-decoration:line-through;">sambil bisik-bisik</span> kepada wanita yang suka bicara <a title="Bu Lita" href="http://lita.inirumahku.com/" target="_blank"><strong>terus terang</strong></a> dan ibu yang senang buka-buka *<a title="Senyum Sehat" href="http://senyumsehat.wordpress.com/" target="_blank"><strong>dokter gigi</strong></a>* mulut ini, atau sama ibu <a title="Bu Venus" href="http://venus-to-mars.com/" target="_blank"><strong>primadona</strong></a> kopdar.</p>
<p>Maaf kepada yang tidak berkenan dengan tulisan ini.<br />
Semoga bermanfaat dan selamat berakhir pekan <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" alt=";)" /></p>
<p><strong>Peringatan 2:</strong><br />
Jika terlanjur membaca dan merasa risih, sekali lagi penulis mohon maaf, jangan lupa siapkan tissue agar tidak muntah di depan komputer (laptop).</p>
<p>Posting asli <strong><a title="hiper orgasme" href="http://cakmoki86.wordpress.com/2007/05/26/perempuan-hiper-0rgas-em/" target="_blank">di sini</a></strong></div>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ngobrolkesehatan.wordpress.com/105/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ngobrolkesehatan.wordpress.com/105/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ngobrolkesehatan.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ngobrolkesehatan.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ngobrolkesehatan.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ngobrolkesehatan.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ngobrolkesehatan.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ngobrolkesehatan.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ngobrolkesehatan.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ngobrolkesehatan.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ngobrolkesehatan.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ngobrolkesehatan.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ngobrolkesehatan.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ngobrolkesehatan.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ngobrolkesehatan.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ngobrolkesehatan.wordpress.com/105/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ngobrolkesehatan.wordpress.com&amp;blog=4423590&amp;post=105&amp;subd=ngobrolkesehatan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngobrolkesehatan.wordpress.com/2008/08/13/perempuan-hiper-orgasme/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Ngobrol Kesehatan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" medium="image">
			<media:title type="html">;)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif" medium="image">
			<media:title type="html">P</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" medium="image">
			<media:title type="html">)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif" medium="image">
			<media:title type="html">P</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" medium="image">
			<media:title type="html">;)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" medium="image">
			<media:title type="html">;)</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
